Aji Darmaji Beberkan Beratnya Rawat 4 Anak Tanpa Mpok Alpa: Saya Harus Gantikan Peran Ibu
Aji Darmaji membagikan kisah perjuangannya membesarkan empat orang anak seorang diri setelah kepergian sang istri, mendiang Mpok Alpa. Ia mengaku memikul beban yang tidak mudah karena kini harus menjalankan peran ganda di dalam rumah tangga.
Selain menjadi sosok ayah, Aji kini juga harus memposisikan dirinya sebagai ibu bagi anak-anaknya yang masih kecil. Meski terasa melelahkan, ia berusaha menjalani tanggung jawab tersebut dengan penuh rasa syukur demi kebahagiaan buah hatinya.
Peran Ganda sebagai Ayah dan Ibu
“Kalau berat? Wah sangat. Sangat berat. Karena kan saya ada dua nih, harus gantiin peran almarhum, peran Bapak, itu baru ini yang saya jalanin tapi saya bahagia,” ujar Aji saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2026).
Aji mengaku ikhlas menjalani takdir hidupnya saat ini. Baginya, kunci untuk tetap bertahan adalah dengan menikmati setiap proses yang ada tanpa harus merasa terbebani oleh pikiran-pikiran negatif yang justru bisa membuat stres.
“Saya syukurin hidup, saya jalanin, ya udah kayak gitu. Kalau hidup dipikirin kan pusing. Kalau dijalanin alhamdulillah walaupun berat kayak gitu, jalanin aja,” tuturnya menambahkan.
Rindu Mendalam pada Mpok Alpa
Kehilangan sosok istri sejak Agustus lalu meninggalkan lubang besar di hati Aji dan anak-anaknya. Ia tidak menampik bahwa rasa rindu terhadap Mpok Alpa sering kali muncul di tengah aktivitas mereka sehari-hari.
“Sangat (rindu). Kalau rindu ya pasti. Semua rindu,” ucap Aji dengan nada haru.
Kehadiran Aji di Pengadilan Agama Jakarta Selatan sendiri berkaitan dengan urusan legalitas keluarga. Pada akhir 2025, ia resmi mengajukan permohonan perwalian dan penetapan ahli waris.
Langkah hukum ini diambil untuk memastikan kelengkapan dokumen anak-anaknya di masa depan. Selain itu, proses persidangan ini juga bertujuan untuk menepis isu miring mengenai adanya perebutan harta warisan di tengah keluarga yang sempat beredar.