
Pemerintah melalui Badan Pengatur BUMN resmi membuka pendaftaran program Mudik Gratis 2026 mulai Kamis (12/2/2026). Mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan,” program tahunan ini bertujuan memberikan fasilitas perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H tanpa dipungut biaya transportasi.
Kolaborasi 96 BUMN dan Jasa Raharja
Program ini dikoordinasikan langsung oleh PT Jasa Raharja dengan dukungan penuh dari 96 perusahaan BUMN beserta anak usahanya. Tahun ini, pemerintah menargetkan lebih dari 100.000 pemudik dapat diberangkatkan ke berbagai kampung halaman di seluruh penjuru Indonesia.
Rincian Kuota dan Moda Transportasi
Panitia telah menyiapkan tiga moda transportasi utama untuk mengakomodasi lonjakan pemudik tahun ini. Berikut adalah rincian kapasitas dan armada yang disediakan:
| Moda Transportasi | Jumlah Armada | Kapasitas Penumpang |
|---|---|---|
| Bus | 1.300+ Unit | 63.000+ Orang |
| Kereta Api | 94 Rangkaian | 32.915 Orang |
| Kapal Laut | 41 Kapal | 5.000 Orang |
Cakupan Rute dan Destinasi
Rute Mudik Gratis BUMN 2026 mencakup wilayah yang sangat luas, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, hingga beberapa titik di Sulawesi dan Kalimantan. Beberapa provinsi tujuan utama meliputi:
- Pulau Jawa: Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.
- Pulau Sumatera: Lampung, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Aceh.
- Wilayah Lain: Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan (dengan kuota terbatas).
Jadwal dan Cara Pendaftaran
Pendaftaran resmi dibuka mulai 12 Februari hingga 28 Februari 2026. Namun, pendaftaran akan otomatis ditutup lebih awal jika kuota yang disediakan telah terpenuhi. Calon pemudik dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui platform atau situs resmi masing-masing BUMN yang berpartisipasi.
Mengingat tingginya antusiasme masyarakat setiap tahunnya, calon peserta diimbau untuk segera melakukan pendaftaran dan melengkapi persyaratan dokumen agar tidak kehabisan kuota perjalanan.