Ajil Ditto Beberkan Ambisi Sutradara, Pilih Garap Film Pendek Dulu Demi Portofolio
Aktor Ajil Ditto mengungkapkan resolusi besar dalam kariernya di masa mendatang, yakni menjajal peran di balik layar sebagai sutradara. Keinginan untuk mengarahkan sebuah film ini diakui Ajil telah dipendamnya sejak dua hingga tiga tahun terakhir.
Meski memiliki ambisi utama untuk menggarap film bergenre laga, Ajil memilih untuk memulai langkahnya secara bertahap. Ia berencana memulainya melalui film pendek bergenre drama.
Ajil mengakui bahwa pandangannya soal genre film yang ingin digarap sempat berubah setelah ia terlibat dalam proyek film Believe. “Awalnya drama saja deh. Tapi gara-gara (film) Believe kemarin, tiba-tiba pengin jadi director untuk film action kayaknya seru deh,” ujar Ajil Ditto saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025) kemarin.
Walau memiliki impian menggarap film laga layar lebar, aktor berusia 24 tahun ini bersikap realistis. Ia tidak ingin gegabah langsung menyutradarai film panjang karena khawatir akan risiko kegagalan yang dapat merusak portofolionya.
Oleh karena itu, Ajil berencana menggarap film pendek atau serial pendek bergenre drama sebagai wadah pembelajaran. “Tapi ya itu pasti masih lama perjalanannya, butuh bertahun-tahun pengalaman dulu. (Jadi ya) akan nge- direct ya mendingan short movie dulu atau series pendek yang di YouTube. Jadi enggak mau memulai langsung (film panjang),” tutur Ajil.
Ia menambahkan, “Walaupun kesempatannya ada ya, bisa aja gitu kan, tapi gue enggak mau sih. Mau step by step karena enggak mau ngerusak portofolio. Takutnya sekali nge- direct langsung film panjang, ternyata flop, porto gue jelek.”
Ajil menegaskan pentingnya proses belajar dari kesalahan. “Mendingan bikin dari kecil-kecil dulu, jadi kalau ada kesalahan itu belajar,” sambungnya.
Kendati demikian, Ajil menegaskan bahwa rencana ini masih membutuhkan waktu. Saat ini, ia masih ingin fokus mengumpulkan pengalaman dan modal finansial sebagai aktor sebelum benar-benar terjun ke dunia penyutradaraan.
“Masih ngerasa kayaknya gue cari uang dulu, syuting-syuting dulu. Nanti ketika sudah mulai aman barulah gue coba jadi director atau produser,” ujarnya.