Hiburan

Aktor Senior Diding Boneng Terima Bantuan Rp 50 Juta dari Raffi Ahmad Pasca Rumah Ambruk

Diding Boneng saat ditemui di rumahnya di kawasan Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025).(KOMPAS.com/Ady Prawira Riandi )

Aktor senior Diding Boneng menerima uluran tangan dari presenter dan pengusaha Raffi Ahmad menyusul musibah ambruknya rumah yang ia tempati. Bantuan dana sebesar Rp 50 juta tersebut diberikan Raffi setelah mengetahui kondisi rumah Diding yang telah berusia lebih dari satu abad.

Diding Boneng mengungkapkan, ia tidak pernah secara langsung menghubungi Raffi Ahmad terkait insiden tersebut. “Raffi Ahmad tidak janji dan saya juga tidak memberi tahu dia. Tahu-tahu dia kirim orang ke sini untuk cek kondisi rumah,” ujar Diding Boneng saat ditemui di kediamannya, Matraman, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Januari 2026.

Setelah tim Raffi Ahmad meninjau lokasi, bantuan dana pun disalurkan. “Alhamdulillah, dia kasih bantuan uang. Ya, 50 (juta),” kata Diding bersyukur.

Dana bantuan tersebut tidak dipegang langsung oleh Diding. Ia menyerahkan sepenuhnya pengelolaan dana kepada pengurus lingkungan setempat. “Uangnya langsung saya serahkan ke Pak RW karena beliau yang saya percaya untuk mengurus pembangunan kembali rumah ini,” jelas Diding Boneng.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Selain dari Raffi Ahmad, Diding juga mengaku mendapat banyak dukungan dari rekan-rekan artis lainnya. Meski sebagian besar belum sempat datang langsung karena masih dalam suasana libur akhir tahun, mereka menyampaikan perhatian melalui pesan singkat. “Banyak yang WhatsApp, minta maaf belum bisa datang karena lagi liburan atau ada acara. Saya maklum,” ucap Diding.

Namun, Diding secara khusus menyoroti bantuan luar biasa dari warga sekitar. Warga dari dua wilayah RW, yakni RW 07 dan RW 08, turut bergotong royong membantu membersihkan puing dan membenahi rumahnya sejak pagi hari tanpa diminta. “Tapi bantuan dari tetangga di sini sangat luar biasa. Dua RW (RW 07 dan RW 08) turun membantu. Setiap pagi jam setengah enam sudah ada orang yang kerja di sini. Itu yang paling luar biasa buat saya,” kata Diding penuh haru.

Rumah warisan keluarga yang telah ditempati Diding sejak lahir itu ambruk pada Minggu, 28 Desember 2025, setelah diguyur hujan deras. Kondisi bahan bangunan yang sudah lapuk menjadi penyebab utama ambruknya rumah berusia lebih dari 100 tahun tersebut. Rumah ini rencananya akan kembali ditempati oleh lima kepala keluarga dengan total sekitar 12 orang. “Ini tanggung jawab saya sebagai anak dan cucu tertua untuk menampung adik dan anak-anak saya. Lokasinya memang di sini tempat tinggal kami,” tutur Diding.

Progres Pembangunan dan Target Penyelesaian

Ketua RT 012 RW 008 Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Giman, menjelaskan bahwa hingga Jumat, 2 Januari 2026, progres pembangunan rumah Diding Boneng baru mencapai sekitar 10 persen. “Kalau sekarang hitungannya masih sekitar 10 persen. Baru bagian kamar-kamar yang naik, tingginya sudah sekitar 3 meter. Luas tanahnya 161 meter persegi. Dulu tidak semua lahan dibangun, tapi sekarang rencananya akan dimaksimalkan,” ucap Giman saat ditemui di lokasi.

Menurut Giman, rumah tersebut dibongkar total dan dibangun kembali dari nol menggunakan material yang lebih kuat dan tata ruang yang lebih rapi. “Dibongkar total, dibangun dari nol lagi karena kondisinya sudah ambruk. Kita tata ulang supaya kamarnya lebih rapi,” jelasnya.

Giman menargetkan renovasi dapat rampung dalam waktu sekitar dua bulan. Saat ini, fokus utama pengerjaan adalah pemasangan atap. “Target utama kami sekarang pasang atap dulu. Harapannya dalam satu bulan atap sudah terpasang supaya pekerjaan bisa terus berjalan meski hujan. Secara keseluruhan, finishing mungkin butuh waktu sekitar dua bulan,” kata Giman.

Adapun rumah Diding Boneng nantinya akan memiliki lima kamar tidur. “Tadinya empat kamar, lalu jadi lima kamar. Awalnya empat, terus sempat jadi tujuh, tapi akhirnya direnovasi lagi jadi empat supaya lebih luas karena anak-anaknya sudah besar. Nanti rencananya mau dibuat jadi lima kamar,” pungkas Giman.