Hiburan

Anji: “Alergi Hidung Penyebab Utama Suara Serak,” Kini Kembali Bernyanyi dengan Pengawasan Medis

Penyanyi dan musisi Anji akhirnya mengungkapkan penyebab utama di balik masalah suara seraknya yang sempat membuatnya gagal tampil dalam sebuah acara beberapa waktu lalu. Ia membeberkan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh alergi yang menyerang hidung.

Meski kini telah kembali aktif bernyanyi, Anji menegaskan bahwa ia masih berada dalam pengawasan medis. “Saat ini saya sudah dapat bernyanyi kembali dan tetap melakukannya dalam pengawasan medis, sambil melanjutkan terapi alergi pada hidung yang telah diidentifikasi sebagai penyebab utama suara serak yang saya alami,” tulis Anji melalui akun Instagram pribadinya, Jumat (02/01/2026).

Bukan Pita Suara, Alergi Hidung Jadi Biang Kerok

Sebelumnya, Anji sempat menjelaskan bahwa permasalahan suara yang dialaminya tidak berkaitan dengan pita suara. Hal ini berdasarkan hasil evaluasi medis lanjutan yang ia jalani. “Setelah menjalani evaluasi medis lanjutan, dipastikan bahwa penyebab utama kondisi saya tidak berkaitan dengan pita suara,” ujarnya.

Pelantun lagu “Dia” itu menambahkan, suaranya berangsur pulih setelah menjalani masa istirahat dan pemulihan sesuai anjuran dokter. “Setelah menjalani masa istirahat dan pemulihan sesuai anjuran, kondisi suara saya menunjukkan perbaikan yang signifikan,” kata Anji.

Pembatalan Manggung Mendadak dan Perenungan Akhir Tahun

Anji diketahui terpaksa membatalkan penampilannya dalam acara Anugerah Wanita Puspakarya 2025 di Semarang, Jawa Tengah, pada 22 Desember 2025. Pembatalan tersebut dilakukan secara mendadak dan diumumkan langsung di atas panggung, lantaran Anji mengalami gangguan kesehatan yang menyebabkan suaranya serak hingga hilang.

Kejadian ini menjadi pengalaman pertama bagi Anji selama dua dekade berkarier di industri musik. “Pertama kalinya dari 20 tahun berkarir di industri musik. Batal manggung karena suara tidak bisa digunakan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Anji juga menyampaikan permohonan maaf kepada Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, yang turut hadir dalam acara tersebut.

Setelah insiden tersebut, Anji segera memeriksakan diri ke dokter spesialis THT di Semarang. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya dugaan gangguan pada saluran hidung akibat alergi dan kelebihan cairan. “Tadi ke dokter THT di Semarang. Kalau beliau tepat (dan beliau sangat yakin), penyebabnya adanya tersumbatnya saluran di hidung karena alergi dan berlebihnya cairan,” jelas Anji.

Akibat kondisi tersebut, Anji harus menjalani pengobatan dan disarankan untuk beristirahat dari aktivitas vokal. Ia menyebut insiden ini sebagai penutup tahun 2025 yang penuh perenungan. “Harus berobat. Ini jadi event penutup di 2025 yang kontemplatif. Harus istirahat vokal,” tutup Anji.