Dari Gamers Malas Menjadi Atlet Taekwondo: Kisah Cinta dan Perubahan dalam Film Hubae Boy
Dunia perfilman Indonesia kembali menyajikan tontonan inspiratif bagi generasi muda melalui film “Hubae Boy”. Film ini mengangkat kisah perjuangan seorang remaja dalam mengejar cinta sekaligus menemukan jati dirinya melalui disiplin olahraga taekwondo.
Diproduksi oleh Bintang RR Pictures bekerja sama dengan Citrus Sinema, “Hubae Boy” mempercayakan Pritagita Arianegara sebagai sutradara. Film ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai positif.
Irma Risma, selaku Eksekutif Produser, menegaskan visi di balik produksi film ini. “Film ini dipersembahkan untuk anak-anak muda yang menjunjung kejujuran dan sportivitas dalam upaya mereka meraih impian,” ujar Irma dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (2/1/2026).
Cerita “Hubae Boy” berpusat pada karakter Verril, seorang remaja yang awalnya dikenal pemalas dan lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain gim. Kehidupannya mulai bergeser drastis ketika ia jatuh hati pada Qiara, teman sekelas yang selama ini dikaguminya.
Demi menarik perhatian sang pujaan hati, Verril mengambil keputusan berani untuk bergabung dengan sebuah klub taekwondo. Dari sinilah perjalanan transformasinya dimulai, di mana ia secara bertahap belajar memahami arti penting kedisiplinan, kerja keras, dan sportivitas dalam mencapai tujuan.
Film ini turut dimeriahkan oleh penampilan aktor dan aktris muda berbakat. Deretan nama seperti Emiliano Cortizo, Hasyakila, Rientammy Osava, Kaemitha, Billy Boedjanger, serta Verril Quinn, siap menghidupkan setiap karakter dan dinamika cerita dalam “Hubae Boy”.