Dell Akui Salah Strategi Rebranding, Lini Laptop Premium XPS Resmi Bangkit Kembali di CES 2026
Dell secara resmi menghidupkan kembali lini laptop premium legendarisnya, XPS, dalam ajang CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. Langkah ini diambil setelah raksasa teknologi tersebut mengakui bahwa strategi penghapusan merek yang dilakukan tahun lalu merupakan sebuah kesalahan besar yang membingungkan pasar.
Chief Operating Officer Dell, Jeff Clarke, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas keputusan rebranding pada CES 2025 yang sempat menghapus nama-nama ikonik seperti XPS, Inspiron, dan Latitude. Saat itu, Dell mencoba menyederhanakan produk dengan skema penamaan baru seperti Dell Pro, Dell Premium, hingga Dell Pro Max.
“Sangat jelas, kami perlu berubah,” kata Clarke mengakui kegagalan strategi tersebut.
Kembalinya Identitas XPS dan Perbaikan Desain
Kebangkitan XPS ditandai dengan peluncuran dua model terbaru, yakni XPS 14 dan XPS 16. Berbeda dengan tahun lalu, identitas visual laptop ini dipertegas dengan logo XPS yang kembali dicetak di bagian tutup perangkat, menggantikan logo Dell yang sebelumnya digunakan.
Salah satu perubahan desain paling mencolok adalah kembalinya tombol fungsi fisik (physical function keys). Dell akhirnya menghapus deretan tombol sentuh kapasitif bercahaya yang sebelumnya banyak dikritik karena dianggap tidak ergonomis dan sulit digunakan. Selain itu, area touchpad kini dilengkapi dengan garis indikator visual yang halus agar pengguna tidak lagi harus menebak batas area sentuhnya.
Spesifikasi Kelas Atas dan Performa Baterai
Dari sisi dapur pacu, Dell membekali XPS 14 dan XPS 16 dengan spesifikasi kelas atas untuk menunjang performa tinggi. Berikut adalah rincian spesifikasi utama kedua perangkat tersebut:
| Komponen | Spesifikasi |
| Prosesor | Intel Core Ultra X7 atau X9 terbaru |
| RAM | 16 GB hingga 64 GB |
| Penyimpanan | SSD 512 GB hingga 4 TB |
| Layar | 2.8K Tandem OLED Touchscreen atau IPS 1920 x 1200 |
Untuk varian dengan layar IPS, Dell mengklaim daya tahan baterai yang luar biasa, mencapai hingga 27 jam untuk penggunaan streaming video. Meski XPS kembali, Dell menegaskan bahwa lini Inspiron dan Latitude tetap akan dilebur ke dalam kategori Dell dan Dell Pro. Clarke menyebut lini Dell Pro masih “diterima dengan baik” di pasar korporat sehingga tidak akan diubah kembali.
Harga dan Persaingan di Pasar Premium
Dell memposisikan ulang XPS sebagai perangkat premium consumer dengan harga yang cukup tinggi. Di pasar Amerika Serikat, XPS 14 dipatok mulai dari 2.050 dollar AS atau sekitar Rp 34,4 juta. Sementara itu, XPS 16 dibanderol mulai dari 2.200 dollar AS atau setara Rp 36,9 juta.
Harga ini menempatkan Dell XPS di posisi yang lebih mahal dibandingkan kompetitor utamanya, Apple. Sebagai perbandingan, MacBook Pro 14 inci terbaru saat ini dibanderol mulai dari 1.599 dollar AS (sekitar Rp 26,8 juta), sedangkan MacBook Air dijual mulai dari 999 dollar AS atau kira-kira Rp 16,7 juta.