Hiburan

Denny Tsao, Penyanyi Veteran Taiwan, Ditemukan Meninggal Dunia di Sanchong pada Usia 66 Tahun

Penyanyi dan seniman veteran Taiwan, Denny Tsao atau Tsao Hsi Ping, ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Sanchong pada Senin (29/12/2025). Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 66 tahun, mengejutkan banyak pihak.

Menurut laporan media Taiwan ETtoday, Bagian Pemadam Kebakaran Sanchong, Kota Taipei, menerima panggilan darurat dari anak baptis Denny Tsao sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Anak baptisnya melaporkan kondisi ayahnya dengan berlinang air mata kepada petugas di lokasi kejadian.

Ketika tim darurat tiba di kediaman Tsao, mereka menemukan bahwa sang penyanyi tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Tubuhnya telah menunjukkan tanda-tanda livor mortis (perubahan warna kulit menjadi keunguan atau kemerahan setelah kematian) dan rigor mortis (kekakuan otot pada tubuh setelah kematian) yang jelas.

Pihak kepolisian telah mengesampingkan kemungkinan adanya tindak kejahatan dalam kasus ini. Meskipun demikian, penyebab pasti kematian Denny Tsao masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Keluarga memutuskan untuk tidak membawa jenazah Tsao ke rumah sakit, dan lokasi kejadian kemudian diserahkan kepada polisi. Petugas medis menilai bahwa kematiannya kemungkinan besar disebabkan oleh kondisi medis internal.

Kematian mendadak Tsao mengejutkan publik, terutama karena ia dilaporkan baru saja memperbarui akun media sosialnya pada dini hari tanggal 29 Desember. Namun, laporan selanjutnya mengindikasikan bahwa ia mungkin telah meninggal dunia beberapa waktu sebelum ditemukan.

Perjalanan Karier Denny Tsao

Tsao Hsi Ping telah berkecimpung di dunia hiburan selama lebih dari 40 tahun. Ia pertama kali meraih ketenaran di industri musik dengan single hitnya pada tahun 1982, berjudul ‘Wild Youth’. Popularitasnya semakin melambung setelah ia juga membintangi film dengan judul yang sama pada tahun 1982, beradu akting dengan aktor-aktor seperti Kenny Bee, Sylvia Peng, dan Chu Hai-ling.

Pada era 1980-an, Denny Tsao merupakan penyanyi yang sangat populer di Singapura dan Malaysia. Ia sering mengunjungi wilayah tersebut untuk mempromosikan album-albumnya, seperti dilaporkan oleh Shin Min Daily News berbahasa Mandarin.

Penggemar sangat mencintainya karena gaya bicaranya yang blak-blakan namun humoris. Ia juga menjadi wajah yang familiar di berbagai acara variety show populer Taiwan, termasuk Kangsi Coming dan Hot Door Night. Tsao dikenal pula karena kebiasaan uniknya meniup peluit di lokasi syuting, serta jargon khasnya “Chou Ba Guai”, yang secara kasar dapat diterjemahkan sebagai “kau makhluk jelek”.

Selain bernyanyi, Denny Tsao juga merambah dunia presenter. Ia adalah anggota tetap dalam acara variety show Dragon Tiger Variety King (1998 hingga 2000) dan membawakan acara larut malam yang judul bahasa Cinanya dapat diterjemahkan sebagai Hot Girls Unite.

Dengan gaya visualnya yang unik dan suara yang dinamis, Tsao dengan cepat menjadi penyanyi idola, yang membuatnya mendapat julukan “Hideki Saijo-nya Taiwan”. Ia mengukuhkan popularitasnya dengan lagu hit lainnya, ‘Passionate Girls’, pada tahun 1983. Tsao diketahui belum menikah dan tidak memiliki anak. Kepergiannya menandai berakhirnya sebuah era bagi banyak penggemar yang tumbuh besar menyaksikan dirinya di layar kaca.