Hiburan

Diding Boneng Maklumi Rekan Artis Belum Bantu Usai Rumah Ambruk: “Ini Bulan Liburan”

Aktor senior Diding Boneng mengalami musibah rumah ambruk di kawasan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (28/12/2025). Hingga Selasa (30/12/2025), Diding Boneng mengaku belum mendapatkan bantuan dari rekan-rekan sesama artis, namun ia memaklumi kondisi tersebut.

“Sampai hari ini belum. Sepertinya belum tahu. Dan mereka kayaknya enggak ada di rumah, karena ini kan tahun liburan, bulan-bulan liburan,” kata Diding saat ditemui di kediamannya.

Pria berusia 75 tahun itu merasa wajar jika teman-teman artisnya belum menyalurkan bantuan atau menghubunginya di akhir tahun ini. Sebagai seniman, Diding Boneng meyakini setiap orang pasti sibuk dengan pekerjaan dan keluarga menjelang penutupan tahun 2025.

“Kayaknya belum dengar semualah gitu. Paling satu-dua, itu pun mungkin masih sibuk. Ini kan hampir semua orang sibuk ini, mau punya duit mau kaga, sibuk aja pokoknya kan,” ujarnya.

Meski demikian, beberapa rekannya sudah menghubungi untuk berkunjung langsung. “Saya kalau pernyataan itu belum, tapi sih ada beberapa dengar teman mau datang. Saya nggak tahu kapan,” tambah Diding Boneng.

Penanganan dan Bantuan dari Pemerintah Setempat

Saat ini, Diding Boneng dan keluarganya telah diungsikan sementara ke Kantor Kelurahan Pegangsaan. Pihak RW Pegangsaan langsung menindaklanjuti musibah ini dengan merencanakan renovasi bangunan yang runtuh.

Menurut keterangan Ketua RT setempat, Giman, bantuan dari pemerintah sudah mulai berdatangan untuk renovasi rumah Diding Boneng. Langkah cepat ini menunjukkan respons tanggap dari lingkungan sekitar untuk membantu korban.

Kronologi Ambruknya Rumah Diding Boneng

Peristiwa ambruknya rumah Diding Boneng terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Kondisi bangunan yang sudah dimakan usia turut memperparah dampak cuaca buruk.

Giman, Ketua RT setempat, menjelaskan bahwa insiden bermula dari cuaca buruk yang terjadi sejak sore hari. “Kebetulan pada saat itu sore hujan gede, pas belum asar sampai maghrib,” ujar Giman saat ditemui di lokasi.

Atap rumah ambruk sekitar pukul 21.00 WIB. Pada saat itu, sebagian warga dan pengurus lingkungan sedang melakukan kegiatan pengajian di musala dekat lokasi. Tiba-tiba, terdengar suara dentuman keras yang mengejutkan jemaah pengajian.

“Jam 9 lebihlah kurang lebih, bunyi tuh ‘brak!’. Kencang banget, kedengaran sampai musala,” kata Giman.

Adik dari Diding Boneng, Bambang, yang turut serta dalam pengajian, segera pulang untuk memeriksa keadaan. Tak lama berselang, ia kembali dan melaporkan kepada Ketua RT bahwa rumahnya telah ambruk.