Hiburan

Doktif Sindir Richard Lee yang Tak Muncul Usai Diperiksa Polisi: “Jangan Bersikap Pengecut”

Suasana di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya masih tampak ramai hingga Kamis (8/1/2026) dini hari. Richard Lee, dokter kecantikan yang tengah menjalani pemeriksaan, tak kunjung menampakkan batang hidungnya hingga pukul 02.00 WIB, meski pihak kepolisian menyatakan pemeriksaan telah dihentikan sejak Rabu (7/1/2026) pukul 22.00 WIB dengan alasan kesehatan.

Ketidakhadiran Richard Lee di hadapan publik memicu reaksi keras dari pelapor, Samira Farahnaz atau yang akrab disapa Dokter Detektif (Doktif). Ia tetap setia menunggu di halaman Ditreskrimsus hingga dini hari, bahkan saat sebagian besar awak media mulai meninggalkan lokasi.

Doktif Tantang Richard Lee Hadapi Proses Hukum

Doktif menyindir sikap Richard Lee yang dinilainya hanya berani bersuara di media sosial namun terkesan menghindar saat harus bertatap muka secara langsung di kantor polisi. Ia meminta Richard Lee untuk bersikap ksatria dalam menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

“Sampai pukul 02.00 pagi, saudara DRL (Richard Lee) tidak muncul ke hadapan kalian (media). Dugaan Doktif, apakah kamu takut menghadapi Doktif?” ujar Doktif kepada awak media yang masih bertahan, Kamis (8/1/2026).

Ia pun menekankan agar Richard Lee tidak bersembunyi di balik asisten atau media sosial. “Jangan bersikap pengecut. Jangan berani hanya di medsos, atau menyuruh babu kamu untuk koar-koar. Jadilah laki-laki yang gentle, karena kamu adalah seorang laki-laki,” tegasnya.

Skeptis Terhadap Alasan Kesehatan

Terkait alasan penghentian pemeriksaan karena Richard Lee mengaku sakit dan kelelahan, Doktif menyatakan rasa skeptisnya. Ia menduga alasan tersebut hanyalah dalih untuk menunda proses hukum yang sedang berlangsung.

“Doktif dengar kamu sakit diare di dalam. Kalau kamu sakit, Doktif harapkan segera sembuh. Tapi jujur, Doktif tidak percaya begitu saja melihat track record beliau yang manipulatif. Dugaan Doktif, ini hanya untuk menunda,” tuturnya.

Doktif juga membandingkan keberaniannya sebagai seorang perempuan dengan Richard Lee yang memiliki jutaan pengikut di media sosial. Ia menantang Richard Lee untuk membuktikan kebenaran di meja hijau.

“Doktif seorang wanita saja berani menghadapi DRL yang follower-nya enam sekian juta. Di sini saja kamu sudah ketakutan, bagaimana kita ke pengadilan? Jadi, hadapi! Kita bongkar-bongkaran,” lanjutnya.

Tutup Pintu Damai

Meski merasa kecewa dengan penundaan pemeriksaan tersebut, Doktif menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia memastikan tidak akan ada upaya damai dan mendesak agar perkara segera disidangkan.

“Sudahlah, kalau kamu salah, tiarap. Sekarang pertanggungjawabkan, jalani saja prosesnya. Jangan pernah menghubungi Doktif atau berusaha diam-diam bertemu Doktif. Kita bongkarnya enak di pengadilan,” pungkas Doktif.