Hiburan

Empat Film Indonesia Terbaru Siap Ramaikan Bioskop Pekan Ini dengan Beragam Genre

Bioskop Indonesia akan diramaikan dengan kehadiran empat film terbaru karya sineas Tanah Air yang siap tayang mulai Kamis, 8 Januari 2026. Keempat film ini menawarkan keragaman genre dan cerita, menjanjikan pengalaman sinematik yang berbeda bagi para penonton.

Dari horor mencekam hingga drama keluarga yang menyentuh, berikut adalah sinopsis singkat dari empat film yang patut dinantikan pekan ini:

Malam 3 Yasinan

Film horor ini mengisahkan Samira yang terguncang hebat setelah mendengar kabar kematian mendadak saudara kembarnya, Sara. Tragedi ini turut mengguncang keluarga besar Djoyodiredjo, sebuah keluarga pengusaha gula terkemuka di era 1980-an. Malam pertama Yasinan untuk Sara justru berubah menjadi teror mencekam yang tak hanya menghantui, tetapi juga secara perlahan membuka konflik berlapis yang selama ini tersimpan rapat dalam keluarga Djoyodiredjo.

Musuh Dalam Selimut

Pasangan muda Andika dan Gadis memutuskan untuk pindah ke sebuah kompleks perumahan baru. Di sana, mereka bertemu dengan tetangga bernama Suzy yang awalnya menunjukkan sikap manis dan ramah. Namun, seiring waktu, perilaku Suzy mulai berubah menjadi anomali, mengaburkan batas persahabatan dan menimbulkan kecurigaan. Gadis pun mulai merasa tidak nyaman dan mencurigai kehadiran Suzy yang semakin mengganggu keharmonisan rumah tangganya.

Suka Duka Tawa

Kisah ini berpusat pada Tawa, seorang stand up comedian yang popularitasnya meroket setelah ia menjadikan kisah pahit masa kecilnya serta aib sang ayah, Pak Keset, sebagai materi utama komedinya. Ironisnya, di saat karier Tawa menanjak, karier Pak Keset di industri televisi justru hancur berantakan. Film ini mengeksplorasi upaya rekonsiliasi antara ayah dan anak, di mana keduanya harus saling membuka diri, hingga akhirnya kisah-kisah pedih kehidupan mereka mulai terkuak.

Uang Passolo

Biba dan Rizky memiliki impian sederhana untuk menggelar pesta pernikahan yang intim sebagai awal kehidupan bersama mereka. Namun, rencana tersebut terhambat oleh keluarga Biba yang sangat menjunjung tinggi status sosial. Demi menjaga gengsi dan harapan mendapatkan banyak “uang passolo” (sumbangan pernikahan), keluarga Biba bersikeras untuk mengadakan pesta pernikahan mewah. Di tengah keterbatasan finansial dan tekanan sosial menjelang pernikahan, Biba dan Rizky harus berjuang menemukan jalan agar pesta pernikahan mereka tidak hanya berpusat pada materi semata.