Hiburan

Fiersa Besari Ungkap Kondisi Istri Usai Ditabrak di Gambir: Bersyukur Tak Patah Tulang

Musisi Fiersa Besari mengungkapkan rasa lega setelah sang istri, Aqia, tidak mengalami cedera serius usai insiden ditabrak mobil di kawasan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Fiersa memastikan hasil pemeriksaan medis menunjukkan Aqia tidak mengalami tulang retak maupun patah.

“Bersyukur akibat insiden itu, Aqia tidak cedera parah seperti tulangnya retak atau patah. Hanya beberapa hari ke depan kemungkinan akan terjadi pembengkakan akibat trauma pada otot,” ungkap Fiersa melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, dikutip pada Selasa (06/01/2026).

Meski demikian, Fiersa menjelaskan bahwa proses pemulihan sang istri tetap membutuhkan waktu yang tidak singkat. “Waktu pemulihannya lumayan lama. Kalau dari prediksi dokter, penyembuhannya bisa 3–6 minggu,” ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjut Fiersa, tentu menjadi pukulan tersendiri bagi Aqia yang dikenal aktif berolahraga. “Dan pastinya ini akan bikin sedih Aqia karena dia gemar nge-gym dan tenis,” tambahnya.

Kronologi Insiden di Stasiun Gambir

Kejadian bermula ketika keluarga kecil Fiersa berniat menghabiskan waktu liburan ke Yogyakarta menggunakan kereta api. Setelah tiba di Stasiun Gambir dan turun dari taksi, Aqia bersama seorang manajer bernama Ubay berjalan menuju bagasi untuk menurunkan barang-barang, sementara Fiersa menggendong anaknya.

Tiba-tiba saja dari arah belakang, sebuah mobil yang dikendarai seorang pria berusia sekitar 60-70 tahun menabrak Aqia dan manajernya. “Ubay bisa lepas ke samping, Aqua tidak. Sudah teriak kesakitan, sopir mobil yang tampaknya merasa sudah masuk gigi R, memajukan lagi mobilnya,” tulis Fiersa.

“Membuat Aqia semakin tergencet,” imbuhnya.

Hal yang membuat Fiersa marah adalah ketika pengemudi tersebut dengan mudah mengatakan akan memberi uang Rp 200.000 dan menilai Aqia yang sudah kesakitan hanya keseleo. “Lebih marah lagi ketika bapak ini meremehkan kondisi dengan bilang ‘paling keseleo,’ terus mau kasih Rp 200.000 untuk damai. Meledak lah saya,” tulis Fiersa.

Fiersa juga menyertakan video di mana bapak tersebut menawarkan uang. “Sekarang saya minta maaf, ibu kan cuma keseleo,” ujar bapak tersebut dalam video yang diunggah Fiersa. “Ya udah, saya ganti Rp 200,” lanjutnya.

Fiersa menegaskan, langkahnya melaporkan bapak tersebut ke polisi bukan semata-mata karena uang. “Bagi saya bukan soal uang, ini soal konsekuensi ketika berbuat kesalahan,” tulis Fiersa.

“Di satu sisi, bapak ini sudah sepuh. Di sisi lain, justru karena dia sudah sepuh, jangan sampai ada korban lain akibat kelalaiannya,” imbuh Fiersa.

Namun, Fiersa memutuskan untuk tidak memperpanjang laporannya. “Karena akan melibatkan penyitaan kendaraan dan proses kedepannya mungkin harus siap bolak balik. Akhirnya bapak penabrak dijatuhkan sanksi tilang dan penahanan STNK,” tulisnya.

Dalam kesempatan yang sama, Fiersa Besari juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang sigap memberikan pertolongan setelah kejadian tersebut. “Aku sama istri juga mau mengapresiasi kepada tim PT KAI atas kejadian di Stasiun Gambir itu. Karena dari security sampai petugas kesehatan di ruang kesehatannya sangat membantu. Terima kasih ya. Maaf kalau merepotkan,” tutup Fiersa.