Sepak Bola

Hansi Flick: “Besok Saya Akan Bicara dengan Deco” Usai Cedera Christensen Hantam Barcelona

Pelatih Hansi Flick. (c) AP Photo/Alberto Saiz (Via: Bola.net)

Kemenangan Barcelona atas Villarreal dengan skor 2-0 pada Minggu (21/12/2025) malam WIB diwarnai kabar buruk bagi pelatih Hansi Flick. Bek andalan Andreas Christensen dipastikan mengalami robekan sebagian pada Anterior Cruciate Ligament (ACL) lututnya. Cedera serius ini menjadi pukulan telak bagi skuad Blaugrana menjelang Bursa Transfer Januari.

Merespons situasi darurat di lini pertahanan, Hansi Flick tidak tinggal diam. Pelatih asal Jerman itu berencana mengambil langkah cepat untuk mencari solusi. Sebuah pertemuan penting dengan Direktur Olahraga Barcelona, Deco, telah dijadwalkan. Diskusi krusial ini akan menentukan nasib transfer pemain pada Januari mendatang.

Flick Agendakan Pertemuan Darurat dengan Deco

Cedera yang menimpa Christensen secara otomatis memaksa manajemen Barcelona untuk bergerak cepat di pasar pemain. Flick mengisyaratkan kebutuhan mendesak untuk menambal lubang di skuad yang kini pincang. Ia menegaskan akan segera berdiskusi empat mata dengan Deco, dengan topik utama mencari pengganti sepadan di bulan Januari.

“Cedera Christensen adalah berita yang menyedihkan. Saya mendoakan yang terbaik untuknya dan berharap dia kembali dengan baik,” ujar Hansi Flick, seperti dikutip dari Diario AS. “Dia bermain sangat baik di Copa del Rey. Besok saya akan berbicara dengan Deco,” tambahnya singkat namun penuh makna, mengindikasikan urgensi situasi.

Kelelahan Tim dan Penyelamatan Krusial Joan Garcia

Di balik kemenangan 2-0 di La Ceramica, Flick mengakui bahwa timnya tidak tampil 100 persen. Faktor kelelahan fisik mulai terlihat jelas di lapangan, memengaruhi performa para pemain. Beruntung, kiper muda Joan Garcia tampil gemilang dan menjadi pahlawan dengan serangkaian penyelamatan krusial. Aksi heroiknya memastikan gawang Barcelona mencatat clean sheet beruntun.

“Joan menyelamatkan kami dalam banyak kesempatan hari ini. Dia pemain penting bagi kami,” puji Flick. “Tapi kami adalah tim. Kami semua bertahan dengan dan tanpa bola. Hari ini kami sedikit lelah dan kami melewatkan beberapa operan,” lanjut pelatih berusia 59 tahun itu, menyoroti performa tim secara keseluruhan.