
JAKARTA – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, resmi mengoperasikan layanan konektivitas berbasis Fixed Wireless Access (FWA) bertajuk “Internet Rakyat“.
Dikutip dari laman katadata.co.id, Hingga akhir November 2025, layanan ini dipastikan sudah dapat digunakan oleh masyarakat di wilayah Pulau Jawa, Maluku, dan Papua dengan menawarkan skema harga yang sangat kompetitif untuk mendobrak kesenjangan digital.
Langkah strategis ini menandai komersialisasi penuh dari infrastruktur serat optik yang telah dibangun perseroan di sepanjang jalur kereta api, yang kini dikombinasikan dengan teknologi nirkabel.
Berbeda dengan penyedia jasa internet konvensional yang harus menarik kabel ke setiap rumah, Internet Rakyat memanfaatkan teknologi 5G FWA pada frekuensi 1,4 GHz. Hal ini memungkinkan distribusi sinyal internet berkecepatan tinggi langsung dari menara pemancar ke perangkat modem di rumah pelanggan tanpa instalasi kabel yang rumit.
Teknologi 5G FWA dan Kemitraan Strategis
Dalam pengoperasian layanan ini, emiten berkode saham WIFI tersebut menggandeng raksasa teknologi global, Qualcomm Technologies Inc., dan OREX SAI (perusahaan patungan NTT DOCOMO dan NEC Corporation).
Kolaborasi ini mengadopsi platform Qualcomm Dragonwing dan arsitektur Open Radio Access Network (Open RAN). Teknologi ini diklaim mampu memberikan efisiensi biaya infrastruktur yang signifikan, sehingga harga jual ke konsumen akhir dapat ditekan serendah mungkin.
Direktur Utama Surge, Yune Marketatmo, dalam keterangan resminya menegaskan bahwa ekosistem ini dibangun untuk menjembatani kesenjangan digital di Indonesia. Penggunaan frekuensi 1,4 GHz dinilai ideal untuk menembus area perumahan padat penduduk maupun wilayah semi-urban yang selama ini sulit terjangkau oleh jaringan kabel serat optik konvensional (Fiber to the Home).
Harga Paket dan Cara Berlangganan
Berdasarkan pantauan di laman resmi internetrakyat.id per Sabtu (29/11/2025), layanan ini menawarkan paket berlangganan tunggal yang sangat agresif. Pelanggan dikenakan biaya Rp 100.000 untuk masa aktif 30 hari.
Baca juga Cuma Rp 100 Ribu! Internet Rakyat 100 Mbps Tanpa FUP Resmi Masuk RI
Dengan harga tersebut, pengguna mendapatkan akses internet unlimited (tanpa batasan kuota) dengan kecepatan hingga 100 Mbps. Selain itu, Surge juga memberikan fasilitas peminjaman perangkat modem (CPE) secara gratis kepada pelanggan selama masa berlangganan.
Masyarakat yang berdomisili di area cakupan (coverage area) dapat melakukan pendaftaran secara mandiri melalui situs resmi. Proses registrasi mengharuskan pengguna mengisi data diri, memverifikasi lokasi pemasangan pada peta digital, dan menunggu konfirmasi teknis dari tim lapangan. Jika lokasi dinyatakan terjangkau sinyal, perangkat akan dikirimkan dan diinstalasi.
Target 25 Juta Rumah Tangga
Peluncuran layanan komersial ini merupakan bagian dari peta jalan jangka panjang Surge untuk menjangkau 25 juta rumah tangga di seluruh Indonesia.
Fokus awal di Pulau Jawa, Maluku, dan Papua dipilih karena kombinasi kepadatan penduduk dan kebutuhan mendesak akan akses internet yang merata di wilayah timur Indonesia.
Kehadiran Internet Rakyat diprediksi akan mengubah peta persaingan industri telekomunikasi nasional, khususnya di segmen ritel.
Dengan model bisnis yang memangkas biaya penarikan kabel “last mile“, Surge berpotensi mendisrupsi pasar yang selama ini didominasi oleh pemain besar berbasis kabel optik, terutama di wilayah tier-2 dan tier-3.