
Beredarnya foto dan video selebgram Ayu Aulia di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI belakangan ini menjadi sorotan publik. Unggahan yang menampilkan Ayu berfoto dengan batik dan rambut disanggul di Kemhan, serta video dirinya terlibat dalam prosesi pelantikan dengan tulisan “Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia”, memicu spekulasi bahwa ia diangkat sebagai pejabat atau staf Kemhan. Isu mengenai penggunaan anggaran negara untuk posisi tersebut turut menjadi perbincangan. Namun, Kemhan dan organisasi terkait telah memberikan klarifikasi.
Kemhan Bantah Ayu Aulia Staf Resmi
Kepala Biro Informasi dan Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, memberikan keterangan resmi. Pihak Kemhan menegaskan bahwa Ayu Aulia tidak tercatat sebagai pegawai atau staf di kementerian tersebut.
“Kemhan menegaskan bahwa Ayu Aulia tidak dilantik, tidak diangkat, dan tidak memiliki penugasan apa pun sebagai tim kreatif Kemhan, baik secara struktural maupun nonstruktural,” ujar Rico saat dikonfirmasi pada Rabu (24/12/2025).
Rico menjelaskan, kehadiran Ayu Aulia di lokasi tersebut adalah dalam rangka menghadiri kegiatan sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menggelar acara di lingkungan Kemhan. “Dalam kegiatan itu, selebgram Ayu Aulia diundang sebagai bagian dari tim kreatif organisasi kemasyarakatan tersebut, dan bukan sebagai tim kreatif Kemhan,” jelasnya.
GBNMI: Ormas Independen, Bukan Bagian Kemhan
Organisasi yang dimaksud adalah Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBNMI). Ketua Umum GBNMI, Laksamana Pertama (Purn) Muhammad Faisal, dalam konferensi pers di kawasan Senayan pada Jumat (26/12/2025), membenarkan bahwa organisasinya menggelar pelantikan pengurus di Aula Bela Negara, Lantai 8 Gedung Kemhan, pada 19 Desember 2025.
Faisal menegaskan bahwa GBNMI merupakan ormas independen yang bergerak di bidang sosialisasi bela negara, bukan bagian dari struktur organisasi Kementerian Pertahanan. “Mbak Aulia ini bukan tim kreatif Kementerian Pertahanan. Jadi tim kreatif dari Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBNMI). Organisasi ini bukan bagian dari Kemhan, melainkan ormas bela negara,” kata Faisal.
Ayu Aulia Dilantik sebagai Anggota Bidang Kreatif GBNMI
Dalam struktur GBNMI, Ayu Aulia dilantik sebagai anggota bidang kreatif. Pihak GBNMI menyatakan pelibatan figur publik bertujuan untuk membantu sosialisasi program bela negara kepada masyarakat luas.
Ketua Bidang Kreatif GBNMI, Shankar Ramchand, menyebutkan bahwa selain Ayu Aulia, terdapat sejumlah nama figur publik lain yang masuk dalam kepengurusan, seperti Atta Halilintar, Kevin Aprilio, dan Ferry Irawan. Namun, ia menambahkan, pada saat pelantikan di Gedung Kemhan, hanya Ayu Aulia yang hadir, sementara pengurus lainnya berhalangan.
Bantahan soal Gaji dari Negara
Terkait isu penggunaan anggaran negara atau pajak untuk menggaji pengurus, Ayu Aulia memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa keikutsertaannya dalam organisasi tersebut bersifat sukarela. Ayu menyebut tidak menerima gaji dari GBNMI maupun pemerintah.
“Saya tidak pernah minta uang dari mereka. Saya masuk sini tanpa sepeser pun, pakai uang saya sendiri,” kata Ayu Aulia.
Wakil Ketua Umum GBNMI, Sunan Kalijaga, juga menyatakan bahwa sejak awal pembentukan gerakan tersebut, para artis yang bergabung tidak mendapatkan bayaran dan berkontribusi secara pro bono. Meskipun demikian, pemilihan Ayu Aulia masih menjadi perdebatan warganet.
Tugas Ayu Aulia: Mengusulkan Ide Program Bela Negara
Ayu Aulia mengungkapkan tugas utamanya adalah memberikan usulan atau ide-ide terkait program bela negara kepada pimpinan untuk kemudian didiskusikan bersama. “Tugasnya adalah, kalau untuk saya sendiri saya adalah anggota, karena saya anggota jadi saya hanya menyampaikan ide saya kepada ketua saya. Diterima atau tidak itu tergantung beliau,” ujar Ayu Aulia.