Hiburan

Ken Zhu Minta Maaf Usai Sindir Ashin Mayday Soal Reuni F4, Ungkap Tekanan Emosional dan Perundungan

Aktor sekaligus penyanyi Ken Zhu akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara publik setelah sebelumnya melontarkan komentar sinis terhadap Ashin, vokalis grup Mayday, terkait keterlibatannya dalam tur reuni F4.

Perseteruan ini mencuat di tengah sorotan publik terhadap tur F4 yang baru-baru ini dimulai pada 19 Desember 2025. Dalam tur tersebut, tiga anggota F4 yaitu Vic Chou, Jerry Yan, dan Vanness Wu tampil bersama Ashin dan Jay Chou sebagai bintang tamu.

Awal Mula Ketegangan dan Klaim Ken Zhu

Ketegangan antara Ken Zhu dan B’in Music, label rekaman Mayday yang juga menangani tur F4, bermula beberapa bulan lalu. Ken Zhu mengungkapkan detail yang belum dikonfirmasi tentang rencana reuni F4 saat siaran langsung.

Langkah tersebut, menurut Ken Zhu, diduga memengaruhi proyek reuni tersebut. Ia kemudian mengklaim bahwa setelah mengungkap hal itu, serta penolakannya untuk mematuhi tuntutan yang tidak disebutkan secara spesifik, B’in Music diduga memutuskan kontak dengannya dan mengecualikannya dari semua penampilan F4 yang akan datang, termasuk pertunjukan terbaru di Shanghai pekan lalu.

Sebagai informasi, Ashin adalah pemegang saham di B’in Music. Sejak kejadian itu, hubungan Ken Zhu dengan B’in Music semakin tegang, menimbulkan keraguan di kalangan penggemar apakah reuni F4 secara utuh dapat terwujud lagi setelah reuni mereka pada Juli 2025.

Pernyataan Ashin dan Reaksi Ken Zhu

Pada konser terakhir F3 bersama Ashin pada 22 Desember 2025, vokalis Mayday itu sempat menyinggung ketidakhadiran Ken Zhu di hadapan penonton. Ashin mengatakan bahwa Ken Zhu “tidak dapat hadir untuk sementara waktu” dan menambahkan bahwa ia akan “terus bekerja keras” untuk mewujudkan reuni penuh.

Namun, sehari setelah pernyataan Ashin, tangkapan layar yang menampilkan pesan Ken Zhu di sebuah grup penggemar mulai beredar daring. Ketika para penggemar menanyakan komentar Ashin mengenai kemungkinan reuni, Ken Zhu mengaku belum mendengar kabar reuni itu secara langsung dari Ashin.

“Dia sudah mengatakannya beberapa kali, tetapi saya belum menerima informasi apa pun dari pihak saya,” ucap Ken Zhu dalam pesan tersebut. Ia juga menggambarkan pernyataan Ashin sebagai “hanya basa-basi” dan meminta para penggemar untuk “mendengarkan dan mengabaikannya”.

Permintaan Maaf Ken Zhu di Tengah Tekanan

Pada 25 Desember 2025, Ken Zhu akhirnya menggunakan media sosial untuk menyampaikan permintaan maaf publik atas pernyataannya sebelumnya tentang agensi tersebut. Permintaan maaf ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Ken Zhu masih secara terselubung menyerang Ashin dari Mayday beberapa hari sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Ken Zhu menjelaskan alasannya. “Di tengah gempuran pesan pribadi yang penuh kebencian, saya kehilangan kendali emosi dan membuat pernyataan yang tidak pantas saat berkomunikasi secara pribadi dengan orang lain,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak reuni F4 yang mendapat sorotan publik di konser Mayday pada September 2025, dirinya terus-menerus mengalami perundungan. “Akhir-akhir ini, situasinya semakin memburuk, tidak hanya mengganggu rutinitas kerja normal saya secara serius, tetapi juga berdampak buruk pada kehidupan damai anggota keluarga saya, membuat saya kelelahan secara fisik dan mental,” lanjut Ken Zhu.

Ken Zhu kemudian meminta maaf karena telah menyebabkan spekulasi yang tidak perlu. “Setelah kontroversi muncul, saya merenungkan secara mendalam kata-kata dan tindakan saya. Dalam menghadapi perselisihan, saya gagal menahan emosi saya dengan sikap rasional dan tidak menangani situasi dengan tepat, sehingga memberikan contoh yang buruk,” kata Ken Zhu.

Sebagai penutup, ia berjanji akan lebih berhati-hati. “Ke depannya, saya akan lebih berhati-hati dengan kata-kata dan tindakan saya, dan saya meminta semua orang untuk melihat komentar online secara rasional,” pungkasnya.