Sepak Bola

Manchester City Siapkan Daftar Calon Pengganti Pep Guardiola Jelang Kontrak Berakhir 2027

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola bertepuk tangan kepada para penggemar setelah laga Liga Primer antara Manchester City vs Sunderland, 6 Desember 2025 (c) AP Photo/Dave Thompson (Via: Bola.net)

Masa depan Josep Guardiola di Manchester City menjadi sorotan serius seiring mendekatnya akhir kontrak sang pelatih. Meski terus mengukir prestasi di level elite, kebersamaan Guardiola dengan The Citizens yang telah terjalin sejak 2016 dinilai mendekati titik jenuh. Kontrak pelatih asal Spanyol itu sendiri akan berakhir pada Juni 2027.

Dalam lanskap sepak bola modern, situasi ini menuntut klub untuk bersiap lebih awal menghadapi transisi kepemimpinan. Menurut jurnalis David Ornstein, ada “antisipasi yang semakin besar” bahwa musim ini bisa menjadi musim terakhir Guardiola bersama City. Isyarat tersebut mendorong manajemen Manchester City untuk tidak tinggal diam.

Klub kini mulai memetakan opsi, mencari sosok yang tidak hanya mampu menjaga kesinambungan filosofi permainan, tetapi juga menghadirkan energi baru di Etihad Stadium.

Calon Pengganti Potensial Pep Guardiola

Enzo Maresca

Enzo Maresca menjadi salah satu nama terkuat dalam daftar calon pengganti Guardiola. Pelatih asal Italia itu pernah bekerja langsung di bawah Pep sebagai asisten pada musim 2022/2023. Pengalamannya berkembang pesat setelah itu, di mana Maresca sukses membawa Leicester City promosi ke Premier League. Ia juga berhasil menghidupkan kembali Chelsea sebagai penantang serius zona Liga Champions musim ini.

Michel

Michel saat ini menangani Girona, klub yang juga berada di bawah payung City Football Group. Ia dinilai memahami struktur dan filosofi permainan yang selaras dengan Manchester City. Namun, performa Girona yang merosot usai kehilangan pemain kunci menjadi catatan. Posisi mereka di papan bawah La Liga saat ini bisa menjadi penghalang besar bagi peluangnya.

Andoni Iraola

Andoni Iraola mencuri perhatian lewat pekerjaannya bersama Bournemouth di Premier League. Gaya bermain agresif dan intensitas tinggi yang diterapkannya membuat namanya melambung. Kapasitasnya dalam memaksimalkan potensi pemain menyerang dinilai cocok dengan DNA Manchester City. Tantangan terbesarnya adalah kesiapan menghadapi tekanan besar di klub elite.

Vincent Kompany

Vincent Kompany memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan Manchester City, mengingat statusnya sebagai ikon klub. Ia juga memahami kultur ruang ganti Etihad. Meski sempat gagal di Burnley, kiprahnya bersama Bayern Munich membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih. Gelar Bundesliga dan dominasi gol yang ditorehkannya menjadi bukti kredibilitas Kompany.

Oliver Glasner

Oliver Glasner tengah naik daun bersama Crystal Palace. Gaya kepelatihannya yang pragmatis namun efektif membuat banyak klub memantau situasinya. Meski jarang dikaitkan langsung dengan City, potensi loncatan kariernya sangat terbuka lebar jika ia terus menunjukkan konsistensi dalam performa timnya.

Luis Enrique

Luis Enrique adalah nama besar dengan rekam jejak juara yang tak perlu diragukan. Jika Manchester City bisa memilih tanpa batas, ia tentu masuk daftar teratas. Namun, keberhasilannya bersama Paris Saint-Germain (PSG) saat ini membuat kepindahan menjadi sulit. Pengalamannya di Barcelona menunjukkan kapasitasnya dalam mengelola klub raksasa dengan tuntutan tinggi.