Manga

Membongkar Kekuatan God’s Knight One Piece: Mengapa Haoshoku Haki Jarang Ditemukan?

Pasukan elit Mary Geoise, God’s Knight, dikenal sebagai entitas abadi dengan kemampuan regenerasi ekstrem, terikat langsung dengan Imu melalui Perjanjian Laut Dalam. Namun, sebuah pertanyaan besar muncul di kalangan penggemar seri One Piece: apakah para Kesatria Dewa ini memiliki Haoshoku Haki, jenis Haki yang justru menjadi kelemahan paling konsisten mereka?

Sejauh ini, serangan yang dilapisi Haoshoku Haki terbukti mampu memperlambat atau bahkan menembus regenerasi God’s Knight. Ini memunculkan paradoks menarik: jika Haoshoku Haki adalah kunci untuk melawan mereka, apakah mereka sendiri juga memilikinya? Mari kita telaah lebih dalam situasi unik ini berdasarkan fakta-fakta yang terungkap.

Pengakuan Scopper Gaban Menguak Fakta

Mantan kru Bajak Laut Roger, Scopper Gaban, memberikan petunjuk krusial mengenai hal ini. Menurut Gaban, di masa lalu, God’s Knight berulang kali mencoba merebut Shanks dari Bajak Laut Roger. Namun, upaya tersebut selalu gagal.

“Bajak Laut Roger saat itu adalah kelompok terkuat di lautan, dengan beberapa pengguna Haoshoku Haki tingkat tinggi,” ungkap Gaban. Ia menambahkan bahwa setiap kali God’s Knight datang, “mereka dipulangkan secara paksa, benar-benar dikalahkan dan dipaksa mundur.”

Bukti kekalahan ini terlihat jelas pada Shepherd Sommers, salah satu God’s Knight, yang menunjukkan trauma terhadap Scopper Gaban. Ini mengindikasikan bahwa Sommers kemungkinan besar telah beberapa kali berhadapan langsung dengan Gaban dan selalu mengalami kekalahan.

Namun, sebuah kejadian 14 tahun lalu di Elbaph menjadi titik balik. Saat menghadapi Raja Harald yang telah dikuasai Imu, Gaban mengaku kebingungan. Alasannya sederhana namun krusial: ia belum pernah menghadapi God’s Knight yang memiliki Haoshoku Haki. Pengakuan ini secara implisit menyiratkan bahwa mayoritas God’s Knight yang pernah dihadapi Bajak Laut Roger kemungkinan besar tidak memiliki Haoshoku Haki.

Anomali di Antara God’s Knight

Sifat dasar God’s Knight sendiri sebenarnya sudah memberikan petunjuk besar. Untuk menjadi bagian dari pasukan elit ini, seseorang harus tunduk secara absolut pada kehendak Imu, baik secara fisik maupun mental. Ini bertentangan langsung dengan esensi Haoshoku Haki, yang merupakan manifestasi “kehendak raja,” ego, ambisi, dan keyakinan pribadi yang menolak untuk tunduk.

Oleh karena itu, keberadaan pengguna Haoshoku Haki di antara God’s Knight terasa langka, bahkan bisa disebut anomali. Anomali paling jelas adalah Raja Harald. Namun, kasus Harald pun unik: ia bukan produk Mary Geoise, melainkan penguasa luar yang sudah memiliki Haoshoku Haki sebelum dikontrak Imu. Haoshoku-nya bukan hasil seleksi God’s Knight, melainkan kehendak yang sudah ada, lalu dipaksa tunduk.

Sosok lain yang kerap dicurigai memiliki potensi Haoshoku Haki adalah Shamrock, mengingat hubungan darahnya dengan Shanks. Namun, sampai saat ini, hal tersebut belum pernah dikonfirmasi secara eksplisit.

Pengakuan Scopper Gaban di bab terbaru semakin memperkuat kesimpulan ini. Gaban menegaskan bahwa sebagian besar God’s Knight yang pernah dikerahkan melawan Bajak Laut Roger tidak memiliki Haoshoku Haki. Jika mereka memilikinya, Gaban tidak akan menganggap pertemuannya dengan Harald sebagai pengalaman yang “berbeda dari sebelumnya.”

Kesimpulannya mulai mengerucut: God’s Knight umumnya tidak memiliki Haoshoku Haki. Mereka yang memilikinya kemungkinan besar adalah pengecualian ekstrem, bukan standar.

Mengapa Gorosei Lebih Sulit Dijatuhkan dari God’s Knight?

Begitu seseorang memiliki Haoshoku Haki sekaligus keabadian, mengalahkannya menjadi mimpi buruk. Kita sudah melihat buktinya dalam berbagai kasus.

Pada kasus Rocks D. Xebec yang diubah menjadi iblis melalui Domi Reversi, dan juga pada Harald, masalah utamanya selalu sama: pertahanan Haoshoku Haki harus ditembus terlebih dahulu, baru kerusakan fisik bisa benar-benar berarti. Jika serangan tidak cukup kuat menembus Haoshoku, maka yang terjadi hanyalah siklus di mana “benturan Haki saling menetralkan. Luka fisik muncul sesaat. Regenerasi aktif dan tubuh pulih kembali.”

Siklus ini mengubah pertarungan menjadi perang stamina dan kehendak, bukan sekadar adu kekuatan. Kita tahu bahwa Figarland Garling pernah “dihajar habis-habisan oleh Rocks sampai batuk darah dan regenerasinya melambat.” Bajak Laut Roger pun “berkali-kali ‘memulangkan paksa’ God’s Knight,” menunjukkan bahwa mereka bisa ditangani dengan kombinasi Haoshoku level tinggi dan tekanan berkelanjutan.

Namun, Gorosei berada di kelas yang berbeda. Di Egghead, dikonfirmasi bahwa Topman Warcury, Marcus Mars, dan Ethanbaron V. Nusjuro semuanya memiliki Haoshoku Haki. Hasilnya terlihat jelas: serangan Monkey D. Luffy, bahkan dalam mode terkuatnya, hampir tidak berdampak permanen. Mereka terus bangkit, pulih, dan seolah tidak kehabisan tenaga.

Di sinilah perbedaan mengerikannya:

  • God’s Knight: keabadian + kekuatan tinggi (umumnya tanpa Haoshoku)
  • Gorosei: keabadian + Haoshoku Haki + otoritas absolut Imu

Sebagai lima sosok di puncak Pemerintah Dunia, Gorosei bukan sekadar “Kesatria Dewa tingkat lanjut.” Mereka adalah entitas yang dirancang untuk tidak bisa dijatuhkan dengan mudah. Selama Haoshoku Haki mereka belum ditembus sepenuhnya, mereka bukan sekadar musuh kuat, melainkan tembok hidup bagi siapa pun yang mencoba mengubah dunia.