Manga

Menelisik Agenda Tersembunyi Shanks di One Piece: Dari Pencurian Buah Nika hingga Perburuan Harta Karun

Dalam semesta One Piece, pergerakan Akagami no Shanks selalu menjadi teka-teki besar bagi para penggemar. Bajak laut yang dikenal sebagai sosok tenang ini ternyata menyimpan agenda jangka panjang yang disusun dengan sangat rapi selama puluhan tahun.

Perubahan Rencana Hidup dan Ambisi yang Terpaksa

Berdasarkan kilas balik 14 tahun lalu di bab 1152, Shanks mengungkapkan kepada Scopper Gaban bahwa ia sebenarnya menginginkan hidup yang sederhana. Ia hanya ingin berlayar santai bersama sahabatnya, Buggy, tanpa ambisi menjadi Raja Bajak Laut.

Namun, arah hidupnya berubah total setelah eksekusi Gol D. Roger. Shanks justru membangun kru yang sangat solid, naik menjadi Yonko, dan berulang kali bertindak sebagai penjaga keseimbangan era baru. Fakta ini mengisyaratkan adanya sesuatu yang memaksanya untuk bergerak di luar keinginan pribadinya.

Penundaan Menuju Laugh Tale dan Perekrutan Kru Elit

Meskipun memiliki kemampuan dan pengalaman berlayar bersama Roger, Shanks tidak langsung menuju Laugh Tale setelah kematian sang kapten. Keputusan ini bahkan membuat Buggy merasa dikhianati hingga keduanya memilih jalan masing-masing.

Shanks justru menghabiskan waktu untuk mengumpulkan kru yang sangat selektif. Sejak usia 17 tahun, ia sudah mencari sosok seperti Yasopp, Benn Beckman, dan Lucky Roux. Angkatan Laut bahkan melabeli kelompok ini sebagai kru tanpa titik lemah, yang menunjukkan bahwa Shanks sedang menyusun fondasi untuk agenda besar yang menuntut kepercayaan mutlak.

Operasi Penyamaran di Mary Geoise

Salah satu fakta paling mengejutkan adalah keterlibatan Shanks sebagai Pedang Dewa di Mary Geoise. Ia sempat dipersiapkan untuk menjadi Kesatria Dewa mengikuti jejak ayahnya, Figarland Garling. Namun, Shanks memilih membelot tepat sebelum menerima Perjanjian Laut Dalam.

Langkah ini dianggap sebagai operasi penyamaran tingkat tinggi. Shanks diduga masuk ke pusat kekuasaan dunia hanya untuk mendapatkan informasi penting, lalu menarik diri tepat sebelum kehendak bebasnya diikat secara permanen oleh Imu.

Misi Pencurian Hito Hito no Mi Model: Nika

Sekitar 12 tahun lalu, Shanks melakukan aksi nekat dengan merampas buah iblis Hito Hito no Mi, Model: Nika dari pengawalan CP9. Aksi ini bukan sekadar perampokan biasa, melainkan langkah preventif agar kekuatan tersebut tidak jatuh ke tangan Pemerintah Dunia.

Setelah mendapatkan buah tersebut, Shanks menghabiskan waktu satu tahun di Desa Foosha. Berdasarkan informasi dari Scopper Gaban, Shanks diduga mencari putra Roger di wilayah tersebut. “Kalau begitu, dia sudah seperti adik untukku,” ujar Shanks saat itu. Ia juga menambahkan, “Kalau dia punya darah Kapten Roger, kurasa dia akan jadi Raja Bajak Laut generasi berikutnya.”

Momentum Kebangkitan Nika dan Perburuan One Piece

Setelah puluhan tahun menunggu, Shanks akhirnya memutuskan untuk bergerak mengklaim harta karun legendaris. Keputusan ini muncul tepat setelah ia melihat poster buronan terbaru Luffy dalam wujud Gear 5 atau kebangkitan penuh Nika.

Di hadapan Benn Beckman, Shanks menyatakan kesiapannya untuk memasuki fase akhir. “Katakan, Beck. Kurasa ini saatnya kita membuat gerakan. Mari kita ambil One Piece,” ucapnya dengan penuh keyakinan. Hal ini memperkuat dugaan bahwa Shanks adalah penjaga waktu yang menunggu semua bidak takdir berada di posisi yang tepat.

Menanti Takdir yang Sesuai Ramalan

Motivasi terdalam Shanks diduga berakar dari ramalan yang didengar Roger dan Oden dari Sea Kings. “Penguasa kita akan segera lahir, dan satu penguasa lain akan muncul di laut jauh,” bunyi ramalan tersebut. Saat itu, Rayleigh sempat berujar, “Kita terlalu awal. Harta yang disebut orang-orang One Piece itu, aku penasaran siapa yang alam menemukannya.”

Roger kemudian menjawab dengan santai, “Tentu saja anakku.” Shanks yang kemungkinan mendengar percakapan ini memilih untuk bersabar. Kini, dengan bangkitnya kekuatan Luffy dan dewasanya Shirahoshi, Shanks tampaknya merasa tugasnya sebagai penjaga transisi era telah mencapai puncaknya.