Manga

Menguak Jejak Darah Raja: 4 Karakter One Piece yang Warisi Haki Raja dari Orang Tua Mereka

Haki Raja atau Haoshoku Haki di dunia One Piece bukanlah kekuatan yang otomatis diwariskan dari orang tua ke anak. Keluarga Charlotte Linlin, misalnya, menjadi bukti nyata. Meski Linlin memiliki Haki Raja, dari puluhan anaknya, hanya Charlotte Katakuri yang diketahui mewarisi kekuatan langka tersebut.

Namun, di sisi lain, sulit untuk mengabaikan satu pola menarik. Dalam banyak kasus, karakter yang memiliki Haki Raja ternyata berasal dari garis keturunan sosok luar biasa. Baik itu ayah maupun ibu yang sama-sama memiliki kekuatan, pengaruh, atau “aura raja” yang kuat.

Apakah ini hanya kebetulan? Atau memang ada benang merah antara darah, ambisi, dan bakat untuk menjadi penguasa? Berikut adalah deretan karakter One Piece yang memiliki Haki Raja dan diketahui berasal dari orang tua dengan kekuatan serupa, sebuah indikasi bahwa meski Haoshoku Haki tidak selalu diwariskan, darah seorang “raja” tetap meninggalkan jejaknya.

Jejak Haki Raja dalam Darah Para Pewaris

Portgas D. Ace

Portgas D. Ace adalah contoh paling tragis dari potensi Haoshoku Haki yang tak pernah sempat berkembang sepenuhnya. Ayah kandung Ace, Gol D. Roger, adalah bukti hidup bahwa Haki, terutama Haki Raja, bisa menaklukkan dunia. Roger dan sebagian besar krunya mencapai Laugh Tale tanpa mengandalkan Buah Iblis, sebuah pencapaian yang menegaskan betapa luar biasanya penguasaan Haki mereka.

Ace mewarisi bakat langka itu. Ia diketahui memiliki Haoshoku Haki, tanda jelas bahwa darah “raja” Roger mengalir kuat dalam dirinya. Namun, ironi besar Ace dimulai di sini. Ia gugur terlalu muda. Saat ia masih hidup, konsep Haki, terutama pengembangan Haoshoku Haki, belum sepenuhnya dieksplorasi oleh Eiichiro Oda, sang kreator. Akibatnya, hingga akhir hidupnya, Ace belum pernah benar-benar mengasah atau memanfaatkan Haki Raja miliknya secara utuh, berbeda jauh dari potensi yang ia miliki. Ia gagal menyamai Haki ayah aslinya, Gol D. Roger, maupun ayah angkat yang ia kagumi, Edward Newgate.

Charlotte Katakuri

Keluarga Charlotte Linlin adalah bukti paling jelas bahwa Haki Raja tidak otomatis diwariskan dari orang tua ke anak. Dari puluhan anak yang dimilikinya, hanya satu yang diketahui mewarisi Haoshoku Haki, yaitu Charlotte Katakuri.

Sebagai putra terkuat Big Mom, Katakuri jelas memiliki “darah raja”. Ia memimpin dengan wibawa, ditakuti sekaligus dihormati, dan menjadi pilar utama Bajak Laut Big Mom. Namun, ada satu keterbatasan penting dalam perkembangan kekuatannya, dan justru ini menjadi keuntungan besar bagi Monkey D. Luffy saat mereka bertarung. Meski memiliki Haoshoku Haki, Katakuri tidak pernah diperlihatkan mengembangkan kekuatan ini ke level lanjutan. Ia tidak mampu melapisi serangannya dengan Haoshoku Haki seperti yang kini menjadi standar petarung level tertinggi. Fokus Katakuri justru sepenuhnya tercurah pada Kenbunshoku Haki, yang ia latih hingga mencapai tingkat ekstrem, bahkan mampu melihat potongan masa depan.

Yamato

Tanduk yang menghiasi kepala Yamato seolah menjadi penegasan visual yang tak terbantahkan: sekejam apa pun cara Kaido membesarkannya, Yamato memang anak kandung Kaido, dan mewarisi banyak aspek khas sang “Makhluk Terkuat di Dunia”.

Warisan paling jelas adalah ketangguhan fisik. Yamato termasuk sedikit karakter yang mampu menjalani duel satu lawan satu melawan Kaido dalam waktu lama dan masih berdiri ketika Monkey D. Luffy tiba untuk melanjutkan pertarungan. Bahkan jika ia tidak unggul, fakta bahwa Yamato mampu bertahan di level itu saja sudah menempatkannya di kelas yang sangat tinggi.

Pola asuh Kaido yang penuh penyiksaan juga tampaknya mempercepat kebangkitan Haoshoku Haki Yamato. Saat ia dibelenggu dalam kondisi kelaparan, Haki Raja Yamato bangkit secara naluriah, menumbangkan para Bajak Laut Beast kelas bawah tanpa perlu menyentuh mereka. Sebuah tanda klasik lahirnya “raja” dalam dunia One Piece. Puncaknya terlihat di Pertempuran Onigashima. Yamato sudah mampu melapisi serangannya dengan Haoshoku Haki, kemampuan langka yang hanya dimiliki petarung papan atas. Sayangnya, kekuatan itu masih belum cukup untuk benar-benar menjatuhkan Kaido.

Loki

Keluarga kerajaan Elbaph adalah salah satu contoh lain di mana ayah yang punya Haki Raja belum tentu otomatis menurunkan Hakinya ke anaknya. Raja Harald punya dua putra: Loki dari Estrid dan Hajrudin dari Ida.

Sementara Hajrudin belum menunjukkan potensi Haki Raja, Loki memiliki Haoshoku Haki yang sangat besar dan bisa ia lapiskan ke senjatanya. Besarnya Haoshoku Haki Loki pada akhirnya menjerumuskannya ke peran paling tragis dalam sejarah Elbaph. Saat Raja Harald dikendalikan oleh Imu, Loki dipaksa menjadi eksekutor ayahnya sendiri. Bukan sebagai pemberontak, melainkan sebagai penyelamat yang mengikuti permintaan ayahnya.