Manga

Misteri Tato Kesatria Dewa One Piece: Mampukah Kerusakan Tato Membebaskan Mereka dari Kendali Imu?

Di dunia One Piece, jalan seseorang menuju pasukan elit Mary Geoise ditandai dengan tato khusus di tubuh mereka. Tato ini bukan sekadar simbol status, melainkan sebuah ‘jangkar’ yang memungkinkan Imu untuk mengendalikan para penggunanya.

Pertanyaan besar muncul di kalangan penggemar: apakah merusak atau menghilangkan tato ini bisa menjadi kunci bagi para Kesatria Dewa untuk lepas dari kendali Imu? Mari kita bedah petunjuk yang telah diberikan Eiichiro Oda sejauh ini.

Peran Tato dalam Kendali Imu

Seorang Pedang Dewa akan menerima tato khusus yang disebut Perjanjian Laut Dangkal. Tato ini menjadi penanda status sekaligus ‘jangkar’ yang memungkinkan Imu mengendalikan mereka jika berada dalam jangkauan tertentu. Ketika naik tingkat menjadi Kesatria Dewa, tato ini ‘diperkuat’ menjadi Perjanjian Laut Dalam, membuat Imu bisa mengendalikan tubuh mereka dari mana pun di dunia, tanpa batas jarak.

Kasus Harald: Bukti dan Batasan

Petunjuk paling jelas datang dari situasi Harald dalam One Piece 1170. Dalam pertarungan melawan Loki yang diperkuat Buah Iblis Elbaph dan palu Ragnir, Harald sempat mengalami momen krusial. Di akhir pertarungan, Harald kembali sadar dan bisa berkomunikasi baik-baik dengan Loki.

Momen ini terjadi ketika tatonya sedang rusak parah karena bagian tangannya hancur. Ini mengindikasikan bahwa Kesatria Dewa bisa terbebas dari kendali ketika tato mereka rusak, seperti yang terjadi pada Harald.

Namun, kebebasan ini bersifat sementara. Seperti Kesatria Dewa lainnya, tubuh Harald memiliki kemampuan regenerasi yang cepat. Begitu tatonya pulih kembali, Harald meminta Loki untuk segera menghabisinya karena tubuhnya hendak dikendalikan lagi. Jadi, meskipun kerusakan tato bisa mengembalikan kesadaran sejenak, ketika tubuhnya pulih, ia bisa kembali dibajak.

Pedang Dewa: Potensi Kebebasan Permanen?

Berbeda dengan Kesatria Dewa, Pedang Dewa belum diperlihatkan memiliki kemampuan regenerasi tubuh atau kemampuan menciptakan pentagram Abyss untuk teleportasi. Meskipun demikian, mereka tetap bisa dikendalikan oleh Imu jika masuk dalam jangkauan tertentu.

Shanks sempat diperlihatkan masih memiliki tato Perjanjian Laut Dangkal 14 tahun lalu saat mandi di rumah Scopper Gaban di Elbaph. Namun, ketika tangan kirinya, bagian tubuh yang ditato, dimangsa monster laut untuk menolong Luffy, tangannya tidak pulih. Melihat bagaimana Harald sempat bebas setelah tatonya rusak, maka bisa diasumsikan Shanks mungkin juga sudah bebas dari Perjanjian Laut Dangkal dengan membiarkan tangannya dimakan monster laut, terutama karena tangannya tidak pulih lagi seperti Kesatria Dewa.

Teori Liar: Kekuatan Gear 5 sebagai Solusi?

Mengingat kasus Harald, menghancurkan tato hanya memberikan kebebasan sesaat karena tubuh Kesatria Dewa akan pulih dan kendali Imu akan kembali. Namun, ada kemungkinan lucu yang bisa terjadi berkat kekuatan Buah Iblis Luffy.

Kekuatan Gear 5 yang bersifat kartun memiliki efek yang gila. Ketika terkena serangan Topman Warcury, mata dan bahkan luka di dada Luffy sempat copot, namun ia dengan enteng memasang kembali bekas luka dan matanya. Bagaimana jika Luffy bisa melepas tato dari tubuh God’s Knight seperti stiker… lalu membuangnya?

Ini memang kemungkinan yang sangat konyol, tetapi mengingat betapa Imu mewaspadai kekuatan Nika, teori ini patut dipertimbangkan. Kekuatan gelap Imu bisa jadi dirusak oleh kekuatan kartun. Ini juga bisa menjadi solusi untuk mengatasi persoalan Gunko, Kesatria Dewa yang tampaknya punya hubungan masa kecil dengan Brook, tanpa harus membunuhnya.