Teknologi

Mui Board, Papan Kayu Pengendali Rumah Pintar Berkonsep Calm Technology, Mulai Dikirim Terbatas

Perangkat pengendali rumah pintar (smart home) umumnya identik dengan layar sentuh atau panel digital. Namun, sebuah inovasi unik dari Mui Labs, Mui Board, justru tampil sebaliknya dengan mengusung konsep teknologi yang menenangkan atau calm technology.

Mui Board adalah pengendali rumah pintar berbentuk papan kayu sederhana yang mulai dikirimkan secara terbatas kepada konsumen bertepatan dengan rangkaian pameran Consumer Electronics Show (CES) 2026. Perangkat ini dibanderol seharga 999 dollar AS atau sekitar Rp 16,7 juta.

Desain Minimalis dengan Fungsi Maksimal

Secara kasat mata, Mui Board hanya terlihat seperti sebilah papan kayu biasa yang ditempel di dinding, berfungsi pula sebagai elemen dekorasi ruangan. Perangkat ini memiliki dimensi sekitar 58,4 x 7,6 x 2,5 cm (panjang x lebar x tebal).

Mui Board dikembangkan oleh perusahaan asal Jepang, Mui Labs, dan pertama kali diperkenalkan sebagai konsep di CES 2019. Konsep Calm Technology yang diusungnya bertujuan agar teknologi dapat menyatu dengan lingkungan tanpa mengganggu perhatian atau fokus pengguna.

Papan Kayu yang Berubah Jadi Pengendali Pintar

Saat tidak disentuh, Mui Board tampak seperti papan kayu polos berbahan kayu asli. Namun, ketika permukaannya disentuh, ikon-ikon dot matrix akan menyala dan menampilkan berbagai menu kontrol.

Melalui sentuhan dan gestur tangan, pengguna dapat mengontrol beragam perangkat rumah pintar, mulai dari lampu, musik, hingga pengatur waktu. Menariknya, Mui Board tidak dibekali layar dan tidak mengandalkan asisten digital berbasis suara. Seluruh interaksi dilakukan secara manual melalui sentuhan.

Beberapa fungsi yang bisa dilakukan pengguna antara lain:

  • Mengecek waktu dan cuaca
  • Mengontrol musik di speaker Sonos
  • Menyalakan atau meredupkan lampu Philips Hue
  • Mengatur timer, alarm, hingga pesan singkat

Mui Board juga mendukung protokol Matter, memungkinkan kontrol berbagai perangkat smart home lintas merek tanpa bergantung pada ekosistem Amazon, Google, atau Apple. Selain fungsi utilitas, Mui Board juga menghadirkan elemen “bermain”, seperti animasi kucing kecil yang bergerak di permukaan papan, mode piano dan drum, hingga fitur menulis pesan dengan tangan secara langsung.

Bukan Pusat Otomasi Rumah Penuh

Kendati menawarkan banyak fitur, Mui Board saat ini belum dirancang sebagai pusat otomasi rumah sepenuhnya. Fitur pembuatan skenario (scene) dan otomasi perangkat masih terbatas.

Karena itu, Mui Board lebih cocok digunakan sebagai antarmuka tambahan untuk mengontrol perangkat pintar, bukan sebagai pengganti total aplikasi atau sistem smart home yang sudah ada. Perangkat ini didukung konektivitas WiFi 2,4 GHz, Bluetooth Low Energy, serta dilengkapi speaker dan mikrofon untuk merekam atau menerima input suara.

Mui Board tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Natural Maple dan Dark Cherry. Informasi harga dan ketersediaan ini dirangkum dari TheVerge.