Teknologi

Pebble Round 2 Resmi Meluncur: Smartwatch Super Tipis dengan Daya Tahan Baterai 14 Hari

Pebble secara resmi merilis smartwatch terbarunya, Pebble Round 2, yang hadir sebagai versi “reboot” dari Pebble Time Round. Jam tangan pintar ini menonjolkan desain super tipis hanya 8,1 mm dan diklaim mampu bertahan hingga 14 hari dalam sekali pengisian daya. Perangkat ini dibanderol dengan harga 199 dollar AS atau sekitar Rp 3,3 juta.

Pebble Round 2 menjadi penerus Pebble Time Round yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2015 dan dikenal sebagai salah satu smartwatch paling ramping di masanya. Meskipun versi terbaru ini sedikit lebih tebal dari pendahulunya yang berukuran 7,5 mm, Pebble Round 2 tetap lebih tipis dibandingkan sejumlah smartwatch populer lainnya di pasaran, seperti Samsung Galaxy Watch 8 (8,6 mm), Apple Watch 11 (9,7 mm), dan Huawei Watch 5 (11,3 mm).

Fitur dan Spesifikasi Unggulan

Dengan harga yang ditawarkan, Pebble Round 2 fokus pada kesederhanaan dan efisiensi. Smartwatch ini hanya menyediakan pelacakan aktivitas dasar seperti langkah kaki dan kualitas tidur, tanpa dilengkapi sensor detak jantung atau fitur kebugaran canggih. Ketiadaan fitur-fitur tersebut menjadi kunci utama di balik daya tahan baterainya yang luar biasa, yakni antara 10 hingga 14 hari untuk sekali pengisian.

Pendiri Pebble, Eric Migicovsky, menjelaskan bahwa salah satu kelemahan model lama adalah bezel yang terlalu besar. “Pada generasi terbaru ini, teknologi layar yang lebih matang memungkinkan bezel lebih tipis dan area tampilan lebih luas,” ujar Migicovsky.

Pebble Round 2 mengusung layar e-paper berwarna berukuran 1,3 inci dengan resolusi 260 x 260 piksel. Kerapatan pikselnya mencapai 283 ppi, dua kali lipat dari generasi sebelumnya, menjanjikan tampilan yang lebih jernih dan detail. Layar ini juga dilengkapi dengan lampu latar (backlight) untuk memastikan keterbacaan optimal dalam kondisi minim cahaya.

Sistem operasi yang dijalankan adalah Pebble OS berbasis open source. Smartwatch ini kompatibel dengan perangkat Android, dan dukungan untuk iOS akan menyusul. Fitur lain yang melengkapi perangkat ini termasuk mikrofon serta tombol samping (side button) yang berfungsi untuk navigasi, membisukan panggilan masuk, memulai dan menghentikan musik, serta berbagai fungsi lainnya.

Sejarah dan Kebangkitan Kembali Pebble

Pebble sempat meraih popularitas besar pada tahun 2012 berkat smartwatch dengan layar e-paper dan dukungan pendanaan masif melalui platform Kickstarter. Perangkat ini bahkan telah eksis sebelum Apple Watch diluncurkan. Smartwatch Pebble kala itu memungkinkan pengguna untuk melihat notifikasi, mengkustomisasi tampilan jam, hingga mengakses toko aplikasi, dengan daya tahan baterai hingga sepekan meskipun layarnya selalu aktif.

Namun, kesuksesan Pebble tidak bertahan lama. Minat konsumen terhadap produk Pebble menurun drastis, yang berujung pada akuisisi oleh Fitbit pada Desember 2016. Fitbit sendiri kemudian diakuisisi oleh Google pada tahun 2019, menempatkan seluruh ekosistem yang pernah dikembangkan Pebble di bawah naungan raksasa teknologi tersebut.

Setelah bertahun-tahun absen dari pasar, Pebble mengumumkan kebangkitan kembali dengan dua smartwatch baru, Core 2 Duo dan Core Time 2, pada Maret 2025. Kedua produk tersebut dijadwalkan tersedia pada Juli dan Desember 2025. Awalnya, kedua smartwatch ini diumumkan tanpa embel-embel merek Pebble karena merek dagang tersebut masih dimiliki Google.

Namun, pada Agustus 2025, TechCrunch melaporkan bahwa pendiri Pebble, Eric Migicovsky, berhasil mendapatkan kembali merek dagang Pebble. Hal ini memungkinkan jam tangan baru tersebut untuk secara resmi disebut Pebble 2 Duo dan Pebble Time 2. Kondisi ini juga berlaku untuk Pebble Round 2 yang baru dirilis pada Januari 2026 ini, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TechCrunch.