Hiburan

Perry Bamonte, Gitaris Legendaris The Cure, Meninggal Dunia di Usia 65 Tahun

Gitaris dan keyboardist legendaris The Cure, Perry Bamonte, meninggal dunia pada Rabu, 24 Desember 2025, di kediamannya di Inggris. Bamonte berpulang di usia 65 tahun setelah sempat menderita sakit dalam waktu singkat. Kabar duka ini secara resmi diumumkan oleh The Cure melalui situs web mereka pada Jumat, 26 Desember 2025.

Dalam pernyataan resminya, The Cure mengenang Bamonte sebagai “bagian penting dari kisah The Cure.” Band post-punk asal Inggris itu juga menggambarkan sosok Bamonte sebagai pribadi yang “pendiam, intens, intuitif, dan sangat kreatif.”

Perry Bamonte mengawali perjalanannya bersama The Cure bukan sebagai musisi, melainkan sebagai seorang roadie atau teknisi gitar. Dedikasinya membawa ia bergabung secara penuh sebagai anggota band pada tahun 1990, menandai babak baru dalam karier musiknya.

Selama keanggotaannya, Bamonte memberikan kontribusi signifikan pada lima album studio The Cure. Karya-karya tersebut meliputi Wish (1992), Wild Mood Swings (1996), Bloodflowers (2000), Acoustic Hits (2001), dan The Cure (2004). Album Wish sendiri dikenal luas karena melahirkan salah satu lagu paling ikonik band, “Friday I’m in Love.”

Setelah sempat tidak aktif bersama band, Bamonte kembali bergabung dengan The Cure pada tahun 2022. Ia turut serta dalam tur dunia “Show of a Lost World,” kembali tampil di hadapan ratusan ribu penggemar di berbagai belahan dunia. Sepanjang kariernya, ia telah tampil dalam ratusan pertunjukan bersama band yang dikenal dengan citra gotik dan vokalis karismatiknya, Robert Smith.

Menurut buku Never Enough: The Story of the Cure, vokalis Robert Smith memilih Bamonte karena ia sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga dan telah mengenal semua lagu-lagu band. Bamonte sendiri pernah mengungkapkan, “Transisi saya menjadi anggota band sangat mudah karena saya sudah berteman dengan semua orang.”

The Cure, dengan Perry Bamonte sebagai salah satu pilar pentingnya, dilantik ke dalam Rock & Roll Hall of Fame pada tahun 2019. Band ini terus aktif menggelar tur yang sukses di seluruh dunia, mempertahankan warisan musik mereka.

Perry Bamonte meninggalkan seorang istri, kedua orang tua, dan dua saudara kandungnya.