Sepak Bola

Pocognoli: “Saya Mengerti Kekhawatiran soal Pogba, tapi Tidak Ikut Khawatir”

Debut Paul Pogba saat AS Monaco duel lawan PSG di pentas Ligue 1 2025/2026, Sabtu (29/11/2025). (c) Dok. AS Monaco X (Via: Bola.net)

Gelandang juara Piala Dunia, Paul Pogba, kembali menjadi sorotan setelah pelatih AS Monaco, Sebastien Pocognoli, memutuskan untuk mengistirahatkan sang pemain. Keputusan ini memicu perdebatan luas mengenai progres pemulihan Pogba pasca-sanksi doping panjang yang membuatnya absen dari lapangan hijau.

Sejak kembali ke sepak bola kompetitif, menit bermain Pogba memang masih sangat terbatas. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar dan pengamat, mengingat statusnya sebagai pemain berpengalaman di level tertinggi. Namun, Pocognoli memilih untuk meredam spekulasi, menegaskan bahwa klub tetap tenang dan mengedepankan kesabaran dalam menangani proses kembalinya Pogba.

Monaco Prioritaskan Pemulihan Jangka Panjang Pogba

Langkah Pocognoli untuk kembali tidak menurunkan Pogba membuat ritme comeback sang gelandang tampak tersendat. Pogba baru mencatatkan beberapa penampilan sejak bergabung dengan Monaco pada musim panas lalu, setelah menjalani larangan bermain selama 18 bulan yang membuatnya absen lebih dari dua tahun.

Pemain berusia 32 tahun itu tercatat tampil tiga kali sebagai pemain pengganti di Ligue 1, termasuk dalam kemenangan penting atas Paris Saint-Germain. Meski demikian, ia belum mampu membangun momentum yang konsisten. Pogba juga sempat hanya menjadi cadangan tanpa dimainkan dalam dua laga Liga Champions, lalu absen sama sekali saat Monaco menghadapi Marseille. Klub secara terbuka mengelola beban fisiknya dengan sangat hati-hati, demi memastikan kesiapan jangka panjangnya.

Pocognoli Tegaskan Tidak Panik

Menanggapi kekhawatiran yang muncul dari publik, Pocognoli menegaskan bahwa ia memahami keraguan tersebut, tetapi tidak merasa cemas. Ia kembali memastikan bahwa Pogba akan diistirahatkan demi menjaga proses pemulihan jangka panjang.

“Untuk bisa kembali dari kondisi sebelumnya dan bermain lagi saja sudah merupakan sesuatu yang luar biasa. Namun, saat ini saya tidak bisa melihat terlalu jauh ke masa depan,” kata Pocognoli.

“Dia bekerja keras, dan kami ada di sana untuk mendukungnya. Saya mengerti kekhawatiran itu, tetapi saya tidak bisa ikut khawatir. Saya mengelola tim, dan Paul adalah bagian dari apa yang ingin saya bangun, begitu dia siap membantu kami,” lanjutnya.

Pocognoli menekankan bahwa perjalanan Pogba kembali ke level kompetitif sudah menjadi pencapaian tersendiri. Monaco menilai kesiapan fisik dan mental sebagai syarat utama sebelum sang gelandang diberi peran lebih besar dalam skuad.