Hiburan

Reza Arap Ungkap Kekesalan Saat Dievakuasi dari Kebakaran Hotel, Diminta Foto di Tengah Situasi Genting

Musisi dan konten kreator Reza Arap membagikan pengalaman tak terduga yang dialaminya saat proses evakuasi kebakaran di sebuah hotel tempatnya menginap di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Di tengah kepanikan para tamu yang berupaya menyelamatkan diri, Reza justru mendapat permintaan yang membuatnya tak habis pikir.

Melalui akun X pribadinya, Reza menceritakan momen tersebut terjadi pada Senin (5/1/2026), ketika para tamu hotel berlarian di lorong sambil menyeret koper untuk menjauh dari lokasi kebakaran. Namun, di tengah situasi genting itu, seorang tamu lain justru menghampirinya.

“Tapi gak ada yang lebih ngeselin dari gua sama semua orang lagi evakuasi geret-geret koper di lorong, terus ada salah satu tamu yang lagi evakuasi juga minta foto,” tulis Reza Arap, seperti dikutip pada Selasa (6/1/2026).

Reza mengaku langsung menolak permintaan tersebut dengan alasan kondisi darurat yang sedang terjadi. “Gua tolak dengan ngomong ‘lagi begini, kak’,” lanjutnya.

Namun, respons dari tamu tersebut justru semakin memicu kekesalan Reza. Alih-alih memahami situasi, tamu itu disebut membalas dengan nada sinis. “Dia bales ‘yaelah sombong banget’,” kata Reza menirukan ucapan tamu tersebut.

Dengan nada emosi, Reza menutup ceritanya. “Otak lu sakit mba. Top,” pungkasnya, menggambarkan betapa ia merasa jengkel dengan insiden tersebut.

Kronologi Kebakaran Hotel

Insiden kebakaran yang menimpa hotel tempat Reza Arap menginap terjadi pada Senin (5/1/2026). Api melahap area lobi Kambaniru Beach Hotel and Resort, sebuah hotel bintang empat yang berlokasi di Kelurahan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.

General Manager hotel, Meru Ardi Wardoyo, menjelaskan bahwa kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik. Peristiwa ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.25 WITA.

Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat sekitar pukul 11.40 WITA setelah bantuan water cannon dari Polres Sumba Timur tiba di lokasi. Puluhan personel kepolisian bersama karyawan hotel berjibaku memadamkan api hingga situasi dinyatakan terkendali.

Meru Ardi Wardoyo memperkirakan kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp100 juta. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, memastikan keselamatan seluruh tamu dan staf hotel.