Teknologi

Samsung Pamerkan Asisten Virtual AI Multibahasa di The First Look 2026 Las Vegas, Lancar Berbahasa Indonesia

LAS VEGASSamsung menghadirkan pengalaman interaktif baru bagi pengunjung pameran The First Look 2026 di Latour Ballroom, Wynn Las Vegas. Acara yang berlangsung pada Minggu (4/1/2026) malam waktu setempat, atau Senin (5/1/2026) pagi waktu Indonesia, ini memperkenalkan asisten virtual 3D yang mampu berkomunikasi dalam 32 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.

Asisten virtual ini, yang merupakan bagian dari gelaran CES 2026, menyambut para peserta dan siap menjawab berbagai pertanyaan seputar acara. Karakter 3D tersebut muncul pada sebuah monitor besar yang ditempatkan strategis agar mudah dijangkau pengunjung.

Menurut salah satu promotor, teknologi di balik asisten virtual ini adalah Samsung Spatial Signage. Inovasi layar digital ini menciptakan ilusi kedalaman 3D tanpa memerlukan kacamata khusus. Teknologi ini memanfaatkan pelat optik 3D di belakang panel LCD untuk menghadirkan efek visual yang imersif dan realistis.

Kemampuan multibahasa asisten AI ini memungkinkan peserta dari berbagai negara untuk berinteraksi menggunakan bahasa ibu mereka. Jurnalis KOMPAS.com, Yudha Pratomo, yang hadir langsung di lokasi, turut mencoba berinteraksi menggunakan Bahasa Indonesia.

Saat diminta merekomendasikan tiga produk menarik yang dipamerkan di Samsung The First Look 2026, asisten AI tersebut merespons dengan lancar dalam Bahasa Indonesia. Meskipun intonasinya terasa kaku, AI ini menunjukkan pemahaman konteks pertanyaan yang baik dan mampu memberikan penjelasan produk secara rinci.

Rekomendasi yang diberikan meliputi TV terbaru Samsung, perangkat Galaxy TriFold, serta kulkas Samsung yang diklaim lebih cerdas. Meski demikian, pihak promotor tidak merinci model AI spesifik yang digunakan untuk menggerakkan asisten virtual ini. Kehadiran asisten AI ini diharapkan dapat mempermudah peserta dalam memperoleh informasi selama pameran berlangsung.