Manga

Siap Sambut Jujutsu Kaisen S3? Ini 10 Poin Krusial dari Insiden Shibuya yang Wajib Kamu Ingat Kembali

Penggemar anime Jujutsu Kaisen bersiap menyambut musim ketiga yang sangat dinanti, bertajuk Jujutsu Kaisen: The Culling Game Part 1. Dijadwalkan tayang mulai 8 Januari 2026, sekuel ini akan mengadaptasi paruh awal dari Culling Game Arc, salah satu alur cerita paling kompleks dan sarat pertarungan besar.

Sebelum terjun ke dalam kekacauan baru, penting untuk mengingat kembali sejumlah peristiwa krusial yang terjadi pada musim sebelumnya, terutama pasca-Insiden Shibuya yang mengguncang dunia jujutsu. Berikut adalah 10 poin penting yang perlu kamu segarkan kembali dalam ingatan.

1. Satoru Gojo Tersegel di Prison Realm

Untuk memastikan rencana jahatnya berjalan tanpa hambatan, Kenjaku menyusun strategi matang guna menjebak Satoru Gojo. Puncaknya, dalam Insiden Shibuya yang brutal, Gojo berhasil disegel di Prison Realm.

Prison Realm adalah objek terkutuk yang sangat kuat, berfungsi sebagai penghalang tak tertembus. Penyegelan Gojo ini memberikan keleluasaan bagi Kenjaku untuk melancarkan aksinya tanpa gangguan dari penyihir terkuat.

2. Kematian Tragis Kento Nanami

Sebagai salah satu penyihir jujutsu tingkat 1, kehadiran Kento Nanami sangat krusial selama Insiden Shibuya. Namun, karakter yang menjadi favorit banyak penggemar ini harus menemui ajalnya secara tragis di tangan Mahito.

Nanami mengalami luka fatal akibat pertempuran sengit sebelumnya. Dengan kondisi tubuh yang telah hangus terbakar, Mahito tanpa ampun mengincar Nanami dan menggunakan teknik Idle Transfiguration-nya untuk menghancurkan tubuh sang penyihir tepat di hadapan Yuji Itadori.

3. Megumi Memanggil Shikigami Liar Mahoraga

Kekacauan di Shibuya menyeret para penyihir jujutsu ke dalam pertarungan hidup dan mati, termasuk Megumi Fushiguro yang mewarisi teknik Ten Shadows dari Klan Zenin. Dalam insiden tersebut, Megumi sempat berkonfrontasi sengit dengan Haruta Shigemo.

Dalam keadaan putus asa, Megumi membuat keputusan besar dengan melepaskan Mahoraga, sebuah Shikigami liar yang belum pernah berhasil dijinakkan oleh siapa pun. Tindakan memanggil Mahoraga ini mengindikasikan bahwa Megumi berniat untuk membunuh dirinya sendiri bersama dengan musuhnya.

4. Rencana Terselubung Ryomen Sukuna Terhadap Megumi

Ryomen Sukuna berhasil mengambil alih tubuh Yuji Itadori setelah sang protagonis dipaksa menelan lebih banyak jari kutukan. Raja Kutukan itu kemudian memicu bencana besar, salah satunya dengan tujuan menyiksa mental Yuji.

Kemunculan Sukuna sebenarnya menjadi penyelamat Megumi dari Mahoraga, sebab ia berhasil mengalahkan Shikigami tersebut sebelum Megumi terbunuh. Namun, Sukuna diam-diam menyembunyikan rencana besar yang secara spesifik melibatkan Megumi Fushiguro.

5. Status Nobara Kugisaki Pasca-Duel Melawan Mahito

Mahito benar-benar menciptakan kekacauan besar. Tak hanya membunuh Nanami dengan kejam, ia juga melancarkan teknik yang sama persis ke arah salah satu mata Nobara Kugisaki. Akibatnya, teman sekelas Yuji itu mengalami cedera yang sangat parah.

Nobara segera dievakuasi dan dibawa oleh Arata Nitta untuk mendapatkan perawatan medis. Meskipun statusnya belum dikonfirmasi secara pasti, dipastikan bahwa ia tidak tewas di tempat kejadian.

6. Yuji Itadori Berhasil Mengalahkan Mahito

Tindakan Mahito yang kejam benar-benar membuat Yuji Itadori murka. Dibantu oleh Aoi Todo, Yuji yang sempat frustrasi akhirnya berhasil memojokkan Mahito dan hampir mengalahkannya.

Sayangnya, sebelum Yuji sempat memberikan pukulan telak untuk membunuh kutukan tersebut, Kenjaku telah lebih dulu bertindak. Kenjaku tidak menyelamatkan Mahito, melainkan menyerapnya, mengakhiri eksistensi kutukan tersebut.

7. Membebaskan Gojo Dianggap Tindak Kriminal

Tersegelnya Satoru Gojo menandai jatuhnya Klan Gojo dari kekuasaan. Akibatnya, para petinggi jujutsu mengambil tindakan tegas dengan menyingkirkan siapa saja yang dianggap sebagai pengganggu stabilitas.

Mereka mengeluarkan beberapa aturan baru, salah satunya adalah larangan untuk membebaskan Gojo. Aturan ini diberlakukan dengan dalih bahwa Gojo terlibat dalam Insiden Shibuya dan harus diasingkan secara permanen dari dunia jujutsu.

8. Masamichi Yaga Dijatuhi Hukuman Mati

Kenjaku yang menggunakan tubuh Suguru Geto membuat petinggi jujutsu menetapkan bahwa Geto belum mati. Bersama Gojo, keduanya dianggap sebagai penyebab utama Insiden Shibuya.

Bersamaan dengan itu, petinggi jujutsu secara agresif berupaya menyingkirkan setiap oposisi. Masamichi Yaga, yang memiliki hubungan baik dengan Gojo dan Geto, ikut terseret dan bahkan dijatuhi hukuman mati. Kekhawatiran akan teknik penciptaan mayat terkutuk miliknya yang dapat digunakan untuk melawan balik menjadi salah satu alasan utama.

9. Penangguhan Eksekusi Yuji Itadori Dicabut

Saat pertama kali menelan jari Sukuna dan menjadi wadahnya, Yuji Itadori segera dijatuhi hukuman mati oleh petinggi jujutsu. Namun, Satoru Gojo, yang didukung oleh pengaruh kuat klannya, berhasil membuat kesepakatan sehingga eksekusi Yuji dapat ditangguhkan.

Kini, Gojo telah tersegel. Akibat pembantaian massal di Shibuya, Yuji dipandang sebagai risiko besar yang harus segera disingkirkan oleh para petinggi jujutsu.

10. Yuta Okkotsu Ditunjuk sebagai Algojo Yuji

Akhir musim kedua menunjukkan kembalinya Yuta Okkotsu. Dia adalah protagonis dalam film prekuel Jujutsu Kaisen 0 yang selama ini berlatih di Afrika.

Dengan kekuatan yang kini telah menyaingi Gojo, petinggi jujutsu menunjuk Yuta sebagai algojo Yuji. Diisyaratkan bahwa Yuta sangat serius dengan misi tersebut, terutama setelah Sukuna melukai sahabatnya, Toge Inumaki.

Itulah beberapa hal krusial yang perlu kamu ingat kembali sebelum menyaksikan Jujutsu Kaisen Season 3: The Culling Game Part 1. Jangan sampai terlewatkan tanggal tayangnya, 8 Januari 2026!

FAQ Seputar Jujutsu Kaisen Season 3

PertanyaanJawaban
Kapan Jujutsu Kaisen Season 3 tayang?Jujutsu Kaisen Season 3: The Culling Game Part 1 dijadwalkan tayang mulai 8 Januari 2026.
Jujutsu Kaisen Season 3 akan mengadaptasi arc apa?Musim ketiga dipastikan akan mengadaptasi Culling Game Arc. Arc ini dikenal jauh lebih kompleks, brutal, dan strategis dibanding arc sebelumnya.
Bagaimana kondisi dunia Jujutsu setelah insiden Shibuya?Beberapa poin krusialnya meliputi: Gojo masih disegel, banyak korban berjatuhan dari pihak jujutsu, serta meningkatnya jumlah roh terkutuk di seluruh dunia.