Hiburan

Surya Saputra dan Lulu Tobing Beradu Akting dalam Film ‘Menang Untuk Kalah’, Soroti Jeratan Judi dan Pinjaman Online

Rumah produksi Para Films secara resmi mengumumkan jajaran pemain untuk film terbaru mereka, Menang Untuk Kalah. Acara syukuran dan pengenalan pemain ini digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/12/2025), menandai dimulainya produksi film yang mengangkat isu sosial krusial.

Film garapan sutradara Hastobroto ini mempertemukan aktor dan aktris papan atas lintas generasi. Posisi pemeran utama dipercayakan kepada Surya Saputra dan Lulu Tobing, yang akan beradu akting sebagai pasangan suami istri bernama Bima dan Dewi.

Selain Surya Saputra dan Lulu Tobing, film ini juga dibintangi oleh aktor muda Ajil Ditto dan Putri Ziani. Dukungan akting juga datang dari Tike Priatnakusuma, Sandri Karamoy, komedian Beddu, serta aktris senior Yessy Gusman, melengkapi jajaran pemain yang menjanjikan.

Angkat Isu Judi dan Pinjaman Online

Penulis skenario, Jujur Prananto, mengungkapkan bahwa Menang Untuk Kalah secara berani mengangkat isu sosial yang kini marak dan meresahkan masyarakat: jeratan judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol). Film ini akan menyajikan perspektif berbeda, menyoroti bagaimana keluarga kelas menengah yang mapan pun bisa hancur akibat masalah finansial tersebut.

“Kali ini kita justru mengangkat tokohnya itu kelas menengah. Menengah yang mapan hidupnya, cuman kalau dia tidak hati-hati dalam mengelola keuangan pun bisa terjerat,” tegas Jujur dalam konferensi pers, Selasa.

Jadwal Syuting di Bandung

Terkait proses produksi, sutradara Hastobroto membeberkan bahwa seluruh pengambilan gambar akan dilakukan di Kota Bandung. “Syuting mulai tanggal 7 Januari (2026). Insyaallah lokasi full di Bandung,” jelasnya.

Hastobroto berharap film ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya untuk tidak mudah tergiur dengan solusi instan masalah keuangan yang justru dapat menjerumuskan ke dalam masalah yang lebih besar.