Surya Saputra Ungkap Pengalaman Diteror Penagih Pinjol, Jadi Bekal Dalami Peran di Film ‘Menang Untuk Kalah’
Aktor kawakan Surya Saputra didapuk menjadi pemeran utama dalam film terbaru bertajuk Menang Untuk Kalah. Dalam film garapan sutradara Hastobroto tersebut, Surya memerankan tokoh Bima, seorang kepala keluarga yang kehidupan rumah tangganya hancur akibat terjerat judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol).
Menariknya, peran tersebut terasa begitu dekat bagi Surya. Bukan karena ia adalah pelaku, melainkan karena ia memiliki pengalaman tidak menyenangkan menjadi korban teror penagih utang pinjol di kehidupan nyata. Surya menceritakan, ia pernah tiba-tiba ditelepon oleh nomor tidak dikenal yang langsung membentaknya dan menagih pembayaran utang orang lain.
“Ditelepon sama orang enggak dikenal, terus dimarah-marahin, ‘Suruh bayar tuh si ini!'” ujar Surya Saputra saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).
Suami dari Cynthia Lamusu ini mengaku kaget dan bingung dengan insiden tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata nomor telepon pribadinya dijadikan kontak darurat atau jaminan oleh seorang kenalan jauh tanpa izin. Surya merasa tindakan tersebut sangat tidak etis, mengingat ia dan si peminjam uang sebenarnya tidak saling mengenal dekat.
“Itu (yang berutang) bukan keluarga. Ada teman jauh, baru ketemu sekali, tukar nomor telepon, dia taruh nomor telepon saya untuk menjadi jaminannya mereka,” kata Surya. Ia menambahkan, “Itu kan kurang ajar. Saya enggak kenal orangnya, tapi nomor teleponnya ada (di pihak pinjol).”
Pengalaman kurang mengenakkan tersebut, ditambah dengan pengamatannya terhadap orang-orang di sekitarnya yang hancur karena judi online, menjadi bekal riset Surya dalam mendalami karakter Bima. Ia melihat sendiri bagaimana beberapa rekan kerja atau kru di lokasi syuting mengalami perubahan drastis saat terjerat lingkaran setan tersebut.
“Kelihatan banget kehancuran mereka, terpuruknya mereka. Pada saat dulu yang saya kenal enggak begini, tiba-tiba jadi down,” tutur Surya.
Melalui film Menang Untuk Kalah, Surya berharap masyarakat bisa mengambil pelajaran berharga agar tidak tergiur dengan solusi keuangan instan yang justru menjerumuskan. “Pinjol, Judi Online, itu bukan solusi. Itu jeratannya di situ. In the end of the day akan kalah,” pungkasnya.