Hiburan

Terungkap, Alasan The Great Flood Ditunda 2 Tahun oleh Netflix Meski Syuting Selesai

Setelah penantian panjang selama dua tahun, film Korea Selatan “The Great Flood” akhirnya resmi menyapa penonton di platform Netflix mulai Jumat (19/12/2025).

Meski proses produksinya telah rampung sejak awal 2023, film yang dibintangi Kim Da-mi dan Park Hae-soo ini sempat mengalami beberapa kali penundaan jadwal tayang yang memicu rasa penasaran penggemar.

Penantian Sejak 2022 dan Tantangan Efek Visual

Proses syuting “The Great Flood” sebenarnya telah berlangsung selama enam bulan yang sangat intens, dimulai pada Juli 2022 dan berakhir pada Januari 2023. Awalnya, film ini dijadwalkan meluncur pada akhir 2023, namun Netflix terus mengundur jadwalnya hingga akhir 2025.

Penundaan ini diduga kuat berkaitan dengan kompleksitas pascaproduksi, terutama pada pengerjaan efek visual (VFX).

Sutradara Kim Byung-woo, yang sebelumnya menggarap “The Terror Live”, membangun set air yang masif untuk menciptakan nuansa apokaliptik yang nyata.

Mengingat air adalah salah satu elemen tersulit dalam simulasi komputer (CGI), Netflix tampaknya memilih untuk memberikan waktu tambahan guna memastikan kualitas visual yang mumpuni sebelum dilepas ke pasar global.

Selain faktor teknis, strategi rilis juga menjadi alasan di balik penundaan ini. Film ini akhirnya mendapatkan panggung megah melalui pemutaran perdana di Busan International Film Festival (BIFF) ke-30 pada September 2025, sebelum akhirnya mendarat di layanan streaming.

Eksperimen Genre Kim Byung-woo

Sutradara Kim Byung-woo mengungkapkan bahwa “The Great Flood” bukan sekadar film bencana biasa, melainkan sebuah eksperimen yang memadukan berbagai elemen narasi. Kim ingin memberikan pengalaman yang lebih dalam daripada sekadar tontonan aksi penyelamatan diri.

“Ini adalah film genre. Bencana dan fiksi ilmiah dijalin menjadi satu. Kedua genre tersebut memiliki keseruannya masing-masing, dan saya harap penonton bisa merasakan semuanya,” kata sutradara Kim Byung Woo.

Film ini mengusung struktur Giseungjeongyeol khas Korea, di mana alur cerita akan membawa karakter kembali ke momen-momen penting untuk menemukan jawaban atas krisis yang terjadi. Pergeseran narasi ini bahkan diprediksi akan mengejutkan penonton di tengah film.

“Saya memperkirakan penonton akan sampai pada titik di mana mereka bertanya, ‘Apa yang sebenarnya terjadi?’” lanjut Kim.

Perjuangan Kim Da-mi Melawan Waktu dan Konspirasi

Dalam film ini, Kim Da-mi berperan sebagai Gu An-na, seorang peneliti kecerdasan buatan (AI) sekaligus ibu tunggal. Ia terjebak di dalam apartemennya saat banjir bandang yang dipicu oleh hantaman asteroid mulai menenggelamkan Seoul. Misinya hanya satu: menyelamatkan putranya yang masih kecil, Shin Za-in (diperankan oleh aktor cilik Kwon Eun-seong).

Di tengah kepanikan, muncul Son Hee-jo (Park Hae-soo), seorang spesialis keamanan yang datang untuk mengevakuasi An-na. Namun, perjalanan mereka tidak mudah. An-na segera menyadari bahwa ia bukan sekadar warga biasa yang diselamatkan, melainkan sosok kunci yang memegang rahasia kelangsungan hidup umat manusia di tengah kiamat global.

Daftar Pemeran Utama The Great Flood:

  • Kim Da-mi sebagai Gu An-na (Peneliti AI)
  • Park Hae-soo sebagai Son Hee-jo (Spesialis Keamanan)
  • Kwon Eun-seong sebagai Shin Za-in (Putra An-na)
  • Jeon Hye-jin sebagai Im Hyeon-mo

Debut Kim Da-mi sebagai ‘Ibu’ di Judul Orisinal Netflix

Menariknya, “The Great Flood” menandai debut Kim Da-mi dalam film orisinal Netflix, meski sebelumnya drama-drama yang ia bintangi sering mendominasi platform tersebut. Ini juga menjadi kali kedua aktris berusia 30 tahun itu memerankan karakter seorang ibu, setelah sebelumnya memerankan ibu angkat dalam film “Soulmate” (2023).

Di sisi lain, Park Hae-soo kembali memperkuat statusnya sebagai aktor langganan Netflix. Keduanya bahkan harus menjalani pelatihan ekstensif untuk adegan bawah air guna memastikan setiap emosi dan ketegangan tersampaikan dengan baik kepada penonton.

Kini, dengan kualitas visual yang telah dipoles selama dua tahun, “The Great Flood” siap membuktikan apakah penantian panjang para pecinta sinema Korea ini sepadan dengan suguhan fiksi ilmiah dan drama keluarga yang emosional.